Category: Agama

DSC_2784

Kajian Ahad Pagi PCNU, Bupati Serukan Berbuat Baik Versi Allah SWT

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di komplek PCNU Bejen Karanganyar

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan juga sekaligus memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di komplek PCNU Kab. Karanganyar pada hari Minggu(30/08/20).

Hadir dan memberikan tausiyah, Bupati Juliyatmono membawakan tema tausiyahnya ” Berbuat Baik Versi Allah SWT “. Tak lupa Bupati juga mengingatkan kepada jama’ah agar selalu melakukan protokoler kesehatan dimanapun berada, apalagi di kegiatan keramaian seperti pengajian Ahad pagi seperti ini.

” Jangan sembrono, selalu lakukan aktivitas dengan Pola hidup bersih dan sehat agar jauh dari penyakit “, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli tersebut.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa dalam berbuat baik, kitab suci Al-Qur’an banyak ayat yang di akhiri bertujuan agar kita bertaqwa. Itu menandakan bahwa banyak sekali amal kebaikan yang bisa kita lakukan sebagai hamba Allah agar kita menjadi hamba yang bertaqwa, taat pada Allah SWT.

Menyerukan untuk berbuat kebaikan, Bupati Juliyatmono sampaikan kepada jama’ah bahwa di dalam Al Qur’an surat Al Jaatsiyah ayat 20, Allah SWT berfirman bahwa Al Qur’an adalah pedoman bagi manusia, juga sebagai petunjuk dan rohmat bagi yang meyakini.

Dalam Al Qur’an banyak sekali ayat yang menjelaskan bagaimana berbuat baik versi Allah SWT, anatara laian ada di dalam surat Al Insaan ayat 9, surat Al Baqoroh ayat (148,215,264), surat Al Maidah ayat 12, surat An Nisa ayat 36 dan masih banyak lagi.

“Fastabiqul Khoirot” yang berarti berlomba-lomba dalam kebaikan ini dijabarkan oleh Bupati Juliyatmono dengan dalil yang jelas dari Al Qur’an. DISKOMINFO(Ard/Tgr).

Read More
IMG-20200803-WA0002

Taqwa Versi Allah SWT

 

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di Islamic Center Desa Lalung Karanganyar, Minggu(2/08/20)

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan juga sekaligus memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di komplek Islamic Center Desa Lalung Karanganyar pada hari Minggu(2/08/20).

Hadir dan memberikan tausiyah, Bupati Juliyatmono membawakan tema tausiyahnya ” Taqwa Versi Allah SWT “. Tak lupa Bupati juga mengingatkan kepada jama’ah agar selalu melakukan protokoler kesehatan dimanapun berada, apalagi di kegiatan keramaian seperti pengajian Ahad pagi seperti ini.

” Jangan sembrono, selalu lakukan aktivitas dengan Pola hidup bersih dan sehat agar jauh dari penyakit “, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli tersebut.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa dalam kitab suci Al-Qur’an banyak ayat yang di akhiri bertujuan agar kita bertaqwa. Itu menandakan bahwa banyak sekali amal kebaikan yang bisa kita lakukan sebagai hamba Allah agar kita menjadi hamba yang bertaqwa, taat pada Allah SWT.

Dari makna tersebut, Bupati menjelaskan bahwa banyak sekali perintah Allah SWT kepada manusia untuk terus bertaqwa dengan cara yang sudah Allah jelaskan didalam Al Qur’an agar manusia tersebut menjadi muslim yang sesungguhnya.

Taqwa Versi Allah SWT ada beberapa perilakunya, antara lain yakni dengan memohon ampun. Cara ini sering dikaitkan dengan perintah taqwa lantaran setiap manusia yang setelah berbuat kesalahan akan selalu berusaha untuk bertobat kepada Allah SWT dengan selalu memohon ampunan atas dosanya.

Contoh berikutnya ada dengan penerapan shodaqoh, melakukan shodaqoh (sedekah) baik dimasa lapang maupun sempit tentunya

Allah SWT memberi kelebihan kepada manusia untuk menghafal Al Qur’an, ini bermakna agar kitab suci Al-Qur’an tetap terjaga sampai kapanpun. Sebagai wujud antisipasi ketika nanti Al Qur’an dimuka bumi ini di bumi hanguskan oleh orang-orang kafir, maka akan ditulis kembali oleh para hafidz yang hafal Al Qur’an.

Tidak ada kekhawatiran untuk urusan agama, karena semua sudah dijaga Allah SWT melalui perantaranya yang kadang manusia tidak mengetahui.

Dalam surat Al Faathir ayat ke 37 dijelasakan bahwa banyak manusia di neraka yang berteriak meminta kepada Allah SWT untuk dikeluarkan agar dia bisa mengerjakan amalan Sholeh. Namun Allah menjawab apakah aku(Allah) tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang sangat panjang maka rasakanlah siksaku(Allah) yang sangat pedih.

Disinilah makna ketaqwaan versi Allah SWT menurut penjelasan Bupati Karanganyar H. Juliyatmono. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
_DSC7147

LAUNCHING PROGRAM PONPES SIAGA CANDI, INOVASI PEMBELAJARAN SANTRI DI ERA NEW NORMAL

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat meninjau ruang belajar Pesantren Darul Amal didampingi pimpinan Pesantren

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar H. Juliyatmono bersama Kapolres Karanganyar AKBP. Leganek Mawardi dan Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo meninjau dan meresmikan Program Pesantren Siaga Candi di Pondok Pesantren Darul Amal yang berada di desa Beruk Kecamatan Jatiyoso pagi tadi ,Jumat (24/7).

Peresmian Program Pesantren Siaga Candi di Pondok Pesantren ini  sebagai sebuah Langkah untuk pembelajaran bagi para santri di era new normal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ada, kedatangan bupati disambut dengan hadroh para santri, bupati pun meninjau lokasi pesantren yang terdiri dari 3 lantai.

“Menolak dan menghindari penyakit lebih diutamakan dari pada berbuat kebaikan, sehingga di ponpes ini akan terus menerapkan kegiatan sesuai dengan protokol Kesehatan yang ada” ungkap pak Rafidi selaku ketua Yayasan Darul amal.

Dengan adanya pondok pesantren ini juga pastinya akan meningkatkan taraf Pendidikan agama di daerah tersebut, serta untuk mewujudkan ketahanan masyarakat diberbagai bidang khususnya pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Semoga dengan diresmikanya ponpes ini, santri bisa menerapkan adaptasi kebiasaan baru, yakni new normal ini” tutur bupati karanganyar pada silahturahmi Forkompimda bersama Da’i Kambtibmas Kabupaten karanganyar dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru, pagi tadi. DISKOMINFO(Ard/Ang/Tgr)

Read More
IMG-20200723-WA0033

DMI dan MUI Gelar Latihan Penyembelihan Hewan Qurban Sesuai Syariat

KARANGANYAR – Mengemban Jabatan Baru Sebagai Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Karanganyar, Drs. Sunarno. Msi hadiri Halaqoh Penyembelihan Hewan Qurban yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar di komplek Islamic Center Desa Lalung Karanganyar, Kamis(23/07/20).

Hadir pula Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Siti Maesaroch. Dan Perwakilan DMI PROV. Jawa Tengah juga Kepala Kemenag Kabupaten Karanganyar.

Halaqoh penyembelihan hewan qurban diselenggarakan oleh MUI dan DMI Dewan masjid Indonesia bermaterikan teori penyembelihan hewan qurban yang benar sesuai syariat Islam.

” Kalau tahun-tahun sebelumnya kan diakhir acara ada prakteknya menyembelih hewantahun ini karena pandemi kita hanya teori saja “, jelas Ketua MUI Karanganyar.

Drs. Sunarno, Msi yang kali ini hadir mewakili Bupati Karanganyar sampaikan bahwa dikarenakan lonjakan pasien covid di Karanganyar sedang melonjak, maka melalui Surat Edaran (SE Bupati) menghimbau sholat idul adha tahun ini Pemerintah Kabupaten Karanganyar tidak menggelar sholat di Alun-alun seperti yang sudah direncanakan, namun diserahkan ke masing-masing daerah untuk penyelenggaraannya.

Surat Edaran Bupati ini juga menjelaskan mengenai protap saat pemotongan hewan qurban dan saat pendistribusiannya yang harus sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku agar tidak muncul klaster baru nantinya, jelas Sunarno.

Harapannya, dengan pelatihan penyembelihan yang sesuai syariat Islam ini nantinya setiap pengurus masjid di Kabupaten Karanganyar paham benar penerapannya. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
_DSC6814

Ketaqwaan tinggi Terhadap Allah SWT Kunci Sukses Dunia Akherat

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat meberikan tausiyah Pengajian Had Pagi di Masjid Al Ikhlas Desa Sabrangkulon Matesih

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan juga sekaligus memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di Masjid Al Ikhlas Desa Sabrangkulon Matesih yang diselenggarakan oleh Forum Ukhuwah Islamiyah Matesih (FUIM) pada hari Minggu(19/07/20).

Hadir dan memberikan tausiyah, Bupati Juliyatmono membawakan tema tausiyahnya ” Bertaqwa Kepada Allah SWT “. Tak lupa Bupati juga mengingatkan kepada jama’ah agar selalu melakukan protokoler kesehatan dimanapun berada, apalagi di kegiatan keramaian seperti pengajian Ahad pagi sepertiini.

” Jangan sembrono, selalu lakukan aktivitas dengan Pola hidup bersih dan sehat agar jauh dari penyakit “, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli tersebut.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa dalam kitab suci Al-Qur’an banyak ayat yang di akhiri dengan makna agar kita bertaqwa. Itu menandakan bahwa banyak sekali amal kebaikan yang bisa kita lakukan sebagai hamba Allah agar kita menjadi hamba yang bertaqwa, taat pada Allah SWT.

Dari makna tersebut, Bupati yang akrab disapa Yuli ini menjelaskan bahwa banyak sekali perintah Allah SWT kepada manusia untuk terus berbuat baik dengan cara yang sudah Allah jelaskan didalam Al Qur’an agar manusia tersebut menjadi orang yang bertaqwa.

Allah SWT memberi kelebihan kepada manusia untuk menghafal Al Qur’an, ini bermakna agar kitab suci Al-Qur’an tetap terjaga sampai kapanpun. Sebagai wujud antisipasi ketika nanti Al Qur’an dimuka bumi ini di bumi hanguskan oleh orang-orang kafir, maka akan ditulis kembali oleh para hafidz yang hafal Al Qur’an.

Tidak ada kekhawatiran untuk urusan agama, karena semua sudah dijaga Allah SWT melalui perantaranya yang kadang manusia tidak mengetahui.

Dalam surat Al Faathir ayat ke 37 dijelasakan bahwa banyak manusia di neraka yang berteriak meminta kepada Allah SWT untuk dikeluarkan agar dia bisa mengerjakan amalan Sholeh. Namun Allah menjawab apakah aku(Allah) tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang sangat panjang maka rasakanlah siksaku(Allah) yang sangat pedih.

Disinilah makna berbuat baik versi Allah SWT menurut penjelasan Bupati Karanganyar H. Juliyatmono. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
IMG-20200718-WA0054

Jalin Kerjasama Dengan Pemerintah Kabupaten, Yayasan Pesantren Islam Al Azhar Dirikan Internasional Islamic Boarding School Di Karanganyar

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara peresmian pembangunan gedung Internasional Islamic Boarding School (IIBS) milik Yayasan Pesantren Islam Al Azhar di Desa Salam Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar, Sabtu(18/07/20)

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar hadiri peresmian pembangunan Internasional Islamic Boarding School (IIBS) yang didirikan oleh yayasan pendidikan Islam Al Azhar di Desa Salam Kecamatan Karangpandan pada, Sabtu(18/07/20).

Didampingi Kapolres dan Komandan Kodim Kabupaten Karanganyar beserta beberapa Kepala OPD, Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Rober Christanto langsung meninjau lahan yang akan dibangun untuk sekolah berbasis Islam ternama tersebut.

Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu dari 10 Kabupaten / Kota di Indonesia yang terpilih untuk lokasi penambahan sarana pendidikan milik yayasan yang sudah terkenal tersebut. Sinergitas antara Yayasan Pesantren Islam Al Azhar dan yayasan Makarima juga Pemkab Karanganyar ini berharap bisa membawa berkah dengan didirikannya seolah berbasis Islam dengan standar Internasional.

Dengan misi pesantren yang islami, qur’ani dan beradab. Mencetak pemimpin yang handal, menginspirasi dan berpikir global, pesantren ini akan mewujudkan sistem pendidikan berbasis pesantren bertaraf internasional.

dr.Harun Rasjid, So.B, MARS Ketua Yayasan Makarima, dalam khutbah sambutannya berharap supaya pelaksanaan pembangunan pesantren ini dari awal sampai akhir bisa berjalan dengan lancar.

Al Azhar Internasional Islamic Boarding School (IIBS) dengan moto yang dimiliki, inginkan agar anak didik kami nantinya menjadi qurrota a’yun bagi kedua orang tuanya, jelasnya.

Sementara Drs. H. Sobirin HS selaku ketua Yayasan YPI Al Azhar Pusat inginkan sinergi yayasan Al Azhar dengan pemerintah Kabupaten Karanganyar ini semoga mendapat berkah dr Allah SWT.

Yayasan Pesantren Islam Al Azhar mempunyai sejarah pada tanggal 7 April 1952 ada 14 tokoh nasional yang menjadi tokoh berdirinya Yayasan Pesantren Islam, awal mula terbentuk hanya diberi nama Yayasan Pesantren Islam, belum ada embel-embel nama Al Azhar nya. Baru selang beberapa tahun kemudian ketika Syeikh dari Universitas Al Azhar Kairo Mesir datang lalu menjadi lengkap dengan nama Yayasan Pesantren Islam Al Azhar.

” Dulu harapannya ingin memperbagus pesantren-pesantren yang ada di Jawa Barat, hingga akhirnya menyeluruh ke seluruh Indonesia “, jelasnya.

Tujuannya jelas memajukan pendidikan dibawah naungan Islam, mendirikan pendidikan berbasis Islam yang bagus. Matur suwun sudah diijinkan mengembangkan yayasan Al Azhar di Kabupaten Karanganyar ini.

Yayasan pendidikan Islam Al Azhar sendiri sudah memiliki lebih dari 200 madrasah di seluruh Indonesia.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam pidato sambutannya sampaikan keinginan semoga nantinya sekolahan ini membawa berkah, agar nantinya pendidikan di Kabupaten Karanganyar semakin dikenal banyak orang.

Matur nuwun atas kepercayaan yayasan Al Azhar dan yayasan Makarima yang sudah mempercayakan Kabupaten Karanganyar untuk mendirikan sekolah berbasis Islam bertaraf Internasional. DISKOMINFO (Ind/Dn)

Read More
IMG-20200703-WA0023

Bupati Juliyatmono Berharap Madrasah Ini Menjadi Investasi Masa Depan

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat menandatangani berita acara peletakan batu pertama pembangunan gedung MI Muhammadiyah Akhlaqul Karimah di Mojogedang.

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono beserta rombongan kepala OPD hadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung MI Muhammadiyah Akhlaqul Karimah di Desa Pendek Kecamatan Mojogedang pada, Jum’at(03/07/20).

Diatas 1000 meter luas tanah, berdirinya madrasah ini merupakan tanah yang diwakafkan oleh beliau H. Suparno dan salah satu guru besar Universitas Muhammadiyah Surakarta yaitu Prof. Harun Joko Prayitno, jelas Muhammad Syamsuri selaku pimpinan daerah Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar.

Selaku pimpinan tertinggi salah satu ormas Islam yaitu Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar, dirinya mengaku bangga lantaran Muhammadiyah selalu mendapat tempat di hati masyarakat, bahkan banyak masyarakat baik muslim maupun non muslim pun juga menaruh kepercayaan kepada Muhammadiyah.

Sementara itu Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam pidato sambutannya sampaikan, bertepatan dengan hari Jum’at mudah-mudahan niat baik didirikannya madrasah ini bisa membawa berkah bagi masyarakat sekitarnya.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini mengaku sangat bangga lantaran seluruh amal usaha yg dimiliki Muhammadiyah bisa tumbuh subur dan memberi manfaat bagi masyarakat, ini bagian dari investasi masa depan bagi anak-anak kita nanti, tegasnya.

Sekarang jamannya era kecanggihan teknologi, jadi kita ya harus belajar teknologi. Jangan sampai tertinggal. Adanya pandemi Covid-19 ini, yang paling bisa konsisten itu teknologi, karena teknologi tidak bisa dibendung oleh apapaun.

Bupati yang akrab disapa Yuli ini mensinyalir adanya skenario besar untuk mengurangi penduduk di bumi itu dengan teknologi. Salah satunya yaitu ditemukannya vaksin untuk Covid-19 ini.

Mudah-mudahan madrasah Akhlaqul Karimah ini bisa menjadi investasi yang berharga bagi kita di masa yang akan datang, karena masa yang akan datang tergantung dari apa yang kita siapkan saat ini. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
DSC_6189

Bupati Juliyatmono Inginkan Siswa Hafidz Yang Original Muncul Dari Desa

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat menerima kunjungan pimpinan yayasan Tahfidz Center Solo raya di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa(23/06/20)

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Diskominfo, Kabag Kesra, dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Karanganyar hadiri Audiensi dengan pimpinan Tahfidz Center Solo Raya di rumah dinas Bupati Karanganyar pada , Selasa(23/06/20).

Yayasan Rumah Tahfidz dari Tahfidz Center Solo Raya sambangi kediaman Bupati Karanganyar, bermaksud menwarkan project sehubungan dengan program Bupati yang ini adanya satu hafidz di satu Desa se Kabupaten Karanganyar. Program Bupati disambut baik oleh pengelolas Tahfidz Center Solo Raya.

“ Kami inginya Kabupaten Karanganyar ini menjadi Kabupaten Al qur’an sehubungan dengan program Bupati tersebut. Kabupaten Karanganyar kami harapkan bisa menjadi pilot project percontohan bagi Kabupaten lainya, kami yang akan siapkan kurikulumnya “, jelas Abid pimpinan Tahfidz Center Solo Raya.

Dalam paparannya Abid menjelaskan, yayasan Tahfidz Center mengajak Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk bersinergi mewujudkan program Bupati Juliyatmono. Dengan rencana pembangunan satu rumah tahfidz dalam satu desa, nantinya dalam satu rumah tahfidz ada satu ustadz pengajar dan maksimal 10 siswa tahfidznya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menjelaskan, bahwa programnya itu sebenarnya menginginkan siswa hafidz yang original bener-bener muncul dari desa, harus laki-laki, dan nantinya tidak diijinkan menjadi pegawai karena hanya akan difokuskan untuk menjadi mubaligh yang hafidz Qur’an.

“ Saya inginnya siswa hafidz yang original muncul dari desa, kontraknya tidak boleh jadi pegawai, dan nanti hidupnya ya di rumah hafidz itu “, jelas Bupati Juliyatmono. DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
9

Generasi Pecinta Al Qur’an Akan Menjadi Benteng Kabupaten Karanganyar

 

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dalm acara Memperingati Malam Nuzulul Qur’an secara virtual Online dari ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Sabtu(09/05/20).

Karanganyar – 09 Mei 2020

Ditengah pandemi wabah virus covid-19, Pemerintah Kabupaten Karanganyar tetap menyelenggarakan peringatan malam Nuzulul Qur’an. Digelar secara virtual online di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, nampak hadir jajaran Forkoimda beserta Kepala OPD, Sabtu(09/05/20).

Peringatan Nuzulul Qur’an secara virtual Online ini diikuti oleh semua Kecamatan dan semua pimpinan ormas Islam se Kabupaten Karanganyar. Sedangkan untuk Tausiyah secara langsung disampaikan oleh Ust. H. Syihabbudin LC dari Ponpes Isy Kharima Karangpandan.

Dalam tausiyahnya, Ust Syihab sampaikan jika di Karanganyar ini mencintai Al Qur’an, seluruh masyarakat dan pejabatnya juga mencintai Al Qur’an, maka layak jika Kabupaten Karanganyar ini dimuliakan Allah, layak pula Karanganyar ini untuk dijaga oleh Allah, bahkan layak pula diselamatkan oleh Allah SWT. Memang wabah covid ini akan merubah seluruh tatanan dunia baru, ada negara yang jatuh karena covid, tapi ada pula negara yang menjadi semakin kuat karena adanya pendemi covid ini dan saya yakin itu adalah negara Indonesia.

“ Mari kita dukung program Bupati menjadikan generasi Al Qur’an sebagai benteng Kabupaten Karanganyar, menuju Karanganyar untuk lima benua”, imbuh Ustad Syihab.

Sementara Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam sambutannya sampaikan jika di bulan Romadhon ini adalah bulan diamana diturunkannya Al Qur’an oleh Allah SWT sebagai petunjuk bagi semua umat manusia. Supaya kita semua bisa meyakinini Al Qur’an, dan juga supaya mendapatkan petunjuk dari Allah SWt agar tidak tersesat dari jalan Allah SWT.

Salah satu petunjuk AL Qur’an yang saat ini nyata adalah maraknya wabah virus covid -19 ini, kita mendapatkan petunjuk bagaimana cara penularannya, bagaiaman pula cara pencegahannya, itu semua menggunakan teknis yang dijelaskan oleh pakar kesehatan.(Ard/Tgr)

 

Read More
DSC_2775

Peresmian Masjid Al Hidayah Dihadiri Oleh Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar menandatangani prasasti peresmian Masjid Al Hidayah, Ngijo, Kecamatan Tasikmadu. (11/03)

Karanganyar, 11 Maret 2020

Masjid Al Hidayah yang berlokasi di Pokoh Baru, Ngijo, Tasikmadu, diresmikan secara langsung oleh Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. Masjid ini diresmikan setelah melalui proses pembangunan yang menelan dana bantuan  sekitar 500 juta rupiah serta membutuhkan waktu pembangunan selama kurang lebih 9 bulan. Dan bangunan masjid yang megah ini selesai tanpa meninggalkan hutang.

Peresmian juga dibarengi dengan penyerahan sertifikat wakaf dari Ir. H Panut Giyanto yang tanahnya digunakan untuk bangunan masjid, serta dari ibu Hj. Sunarti Giyanto yang tanahnya akan dibangun gedung TPA tepat di belakang masjid Al Hidayah. Sertifikat diterima oleh perwakilan jamaah, Drs. Tarsa, M.Pd.

Penyerahan sertifikat wakaf kepada perwakilan jamaah, Drs. Tarsa, M.Pd

Dalam kesempatannya, Bupati Karanganyar memberikan sambutan sekaligus tausyah. Bupati Karanganyar berpesan kepada seluruh jamaah yang hadir untuk terus mengamalkan dan meningkatkan ibadah. Terlebih lagi, setelah rampungnya pembangunan masjid diharapkan pembangunan tidak mubadzir atau sia-sia. Selain itu, Bupati Karanganyar juga mengajak jamaah untuk meningkatkan amal baik dan sedekah. Karena hal itu yang nantinya akan menjadi bekal setelah mati.

Bupati Karanganyar memberikan sambutan sekaligus tausyah kepada jamaan Masjid Al Hidayah

Demikian Diskominfo. (tgr/ard)

 

Read More