Category: Agama

DSC_5118

Tarling Masjid Sholihin Gondangrejo, Bupati Jelaskan Hikmahh Bulan Ramadhan

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar hadiri kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Karanganyar yaitu Tarawih Keliling yang kali ini dilaksanakan di Masjid Sholihin Desa Jeruk Sawit Kecamatan Gondangrejo, Rabu(21/04/21).

Dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Rusmanto Camat Gondangrejo menjelaskan bahwa semua masjid di Kecamatan Gondangrejo selama bulan suci Ramadhan ini sudah menerapkan protokol kesehatan dalam setiap  pelaksanaan ibadahnya. ” Mencuci tangan sebelum masuk komplek masjid, menggunakan masker, dan menjaga jarak shaf sholat pun dilakukan”, ucap Rusmanto.

Bertindak selaku khotib, Bupati yang akrab disapa Yuli salut bahwa saat ini Kecamatan Gondangrejo semakin bergeliat dengan pembangunan, ini mendakan bahwa Kecamatan Gondangrejo semakin maju kawasannya. Bupati juga berharap mudah-mudahan covid di Kabupaten Karanganyar semakin membaik mendekati hari Raya Idul Fitri nanti.

Di tengah pandemi ini, Bupati Juliyatmono menejelaskan bahwa melaksanakan ibadah Puasa ini semakin terasa berat, namun disini kita bisa mendapatkan ganjaran pahala dari Allah SWT yang luar biasa bila mampu melewatinya karena hikmahnya sangat banyak.

” Barang siapa yang ingin menjadi orang hebat, maka harus melalui ujian dari Allah SWT, setelah lulus ujian baru bisa dinamakan umat yang hebat”, jelas Bupati Juliyatmono.

Semoga kita semua termasuk hamba Allah yang bisa lulus melewati ujian di bulan suci Ramadhan ini, lulus dengan Idul fitri yang semakin berkah untuk bumi Karanganyar kita tercinta. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr).

Read More
WhatsApp Image 2021-04-18 at 8.57.53 PM

Isi Tausiyah di Disdikbud, Bupati ingatkan pentingnya membaca dan memahami Al Qur’an

Bupati Karanganyar Memberikan Tausiyah di Disdikbud

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang muslim untuk mengisi puasa dengan rajin membaca dan memahami Alquran. Sebab Al Qur’an merupakan pedoman dalam menjalani kehidupan.

Memasuki hari keempat puasa, para ASN di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar yang beragama Islam masih terus mengikuti sema’an (tadarus) Al Qur’an. Dalam kesempatan itu juga diisi tausiyah yang diberikan Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Dalam tauisyahnya, Bupati meminta seluruh ASN peserta sema’an agar mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan bermanfaat. Karena dibulan ini merupakan kesempatan untuk mengumpulkan amalan sebanyak mungkin dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Baca dan pahami Al Qur’an. Usahakan membaca satu juz tiap harinya karena dibulan puasa ini merupakan bulan penuh berkah,”katanya.

Ditambahkannya para ASN juga harus memberikan teladan baik bagi masyarakat maupun keluarganya. Bagi yang telah memiliki anak diharapkan mampu mendidik anak sejak dini mengenai nilai-nilai adab ajaran agama. Salah satunya berpuasa dan membaca Al Qur’an.

“Didik tentang pentingnya berpuasa. Ajarkan membaca Al Qur’an karena itu merupakan pedoman menjalankan kehidupan,”pesannya.
Diskominfo (ind/dn)

Read More
DSC_0039

Tarling Masjid Baitul Himmah Kerjo, Bupati Anjurkan Untuk Selalu Berbuat Baik Bukan Hanya Dibulan Ramadhan

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta rombongan Pemerintah Kabupaten Karanganyar hadiri kegiatan Tarawih Keliling di Masjid Baitul Himmah Desa Sambirejo Kec. Kerjo, Jum’at(16/4/21).

Kegiatan Tarawih keliling yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar ini selain untuk bersilaturahmi juga untuk memberikan santunan kepada para lansia dan kaum dhuafa yang ada di Kecamatan Kerjo. Selain itu Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga memberikan bantuan sarana ibadah bagi masjid yang ditempati untuk kegiatan tarling tersebut.

Bertindak sebagai khotib dalam sholat tarawih, Bupati Karanganyar menghimbau kepada semua jama’ah yang hadir untuk terus berbuat baik selama bulan Ramadhan.

” Mumpung bulan Ramadhan, ayo terus berlomba-lomba berbuat baik, sukur-sukur bukan hanya di bulan Ramadhan aja berbuat baiknya “, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli.

Agenda tarawih keliling ini menjadi kegiatan rutin yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar setiap bulan Ramadhan dengan bersilaturahmi mengunjungi 17 Kecamatan dengan jadwal berurutan. Demikian Diskominfo(Ard/Tgr)

Read More
8f7ea4ca-fc64-4e99-aed5-d0b54c00b6dd

Pembangunan Masjid Nurul Nurul Iman SMPN1 Tasikmadu Telan Dana Hampir 1 Milyar

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir secara langsung dan juga secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Iman yang di bangun di lingkungan SMPN 1 Tasikmadu, Jum’at(09/4/21).

Menurut Surono. Mpd selaku kepala sekolah, SMPN 1 Tasikmadu dan SD yang bersebelahan ini hanya memiliki mushola kecil yang biasa digunakan bergantian. Tidak bisa digunakan untuk sholat berjama’ah, harus antri sampai beberapa kloter sehingga memakan waktu istirahat siswa, jelasnya.

” Bahkan untuk melaksanakan sholat jum’at pun kami harus melaksanakannya secara 2 kloter bergantian mengingat kecilnya mushola yang kami miliki. ” ucap Surono.

Setelah bermusyawarah, pihak sekolah dan perangkat desa sepakat untuk membangun masjid yang nantinya bukan hanya di gunakan untuk siswa saja namun juga untuk masyarakat umum di sekitar. Hampir 1 Milyar dana yang diperlukan untuk pembangunan masjid ini. Harapannya dengan banyaknya donatur yang masuk, masjid bisa selesai pembangunannya dalam 3 tahun dan bisa di resmikan di tahun 2023 nantinya.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam pidato sambutannya sampaikan, atas nama pemerintah ikut bersyukur dengan niatan yang bagus untuk mendirikan masjid di lingkungan sekolah ini. Bupati berharap berapapun infaq dan bantuan dana dari donatur dari masyarakat harus diterima dengan baik karena itu amanah.

” Jangan melihat banyaknya nominal yang di habiskan untuk pembangunan masjid ini, karena janji Allah itu pasti. Barang siapa yang mebangunkan rumah Allah maka akan dipermudah jalannya, tidak usah nunggu 3 tahun mudah-mudahan sudah selesai nanti pembangunannya” jelas Bupati yang akrab disapa Yuli itu.

Bahkan Bupati Juliyatmono pun menjanjikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga tidak akan tinggal diam dan akan ikut mensupport dana agar segera selesai pembangunannya. Bupati juga memberikan sedikit tausiyah bahwa amalan ibadah yang paling bagus itu adalah dengan bersedekah, apalagi infaq dalam hal membantu pembangunan masjid, insya Allah ini merupakan amal jariyah yang tidak akan putus pahalanya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
DSC_9859

Bertepatan Dengan HUT Karanganyar Ke 103, Pemkab Gelar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Agung

Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati dan segenap FORKOPIMDA saat menyalakan sirine sebagai tanda resmi dimulainya proyek pembangunan masjid Agung Karanganyar 

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran FORKOPIMDA hadiri ground breaking peletakan batu pertama dimulainya pembangunan masjid Agung Karanganyar, Rabu(18/11/20).

Proses pembangunan Masjid Agung Karanganyar dengan anggaran total senilai Rp 101 miliar dimulai bertepatan dengan Hari Jadi ke-103 Karanganyar, Rabu (18/11/2020). Peletakan batu pertama oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono menandai awal mula proses pembangunan masjid tersebut.

Plt DPUPR Karanganyar, Agus Cipto Waluyo menyampaikan, lelang proyek pembangunan Masjid Agung telah dilakukan dan dimenangkan oleh PT MAM Energindo Jakarta.

“Kontraknya sudah ditandatangani pada 16 November 2020. Nilai kontraknya Rp 89, 485 miliar. Jangka waktu pengerjaannya 390 hari,” katanya saat acara peletakan batu pertama.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, sebelumnya Pemkab dan DPRD Karanganyar telah sepakat untuk membangun Masjid Agung dengan nilai Rp 101 miliar. Nilai itu sesuai dengan peringatan Hari Jadi ke-101 Kabupaten Karanganyar. Namun baru terlaksana pembangunannya pada tahun ini.

“Kami berharap dikerjakan dengan penuh kehati-hatian dan kesungguhan supaya tepat waktu dan kualitasnya. Harapannya 18 November 2021 bisa selesai,” ucapnya.

Menurutnya, design Masjid Agung Karanganyar ini akan menyerupai Masjid di Madinah. Selain payung raksasa, di sekitar masjid juga dilengkapi dengan kawasan publik. Harapannya masjid ini selain menjadi tempat ibadah juga kegiatan lainnya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20201025-WA0022

“Taqwa”, Kunci Sukses Mukmin Sejati

 

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di Pondok Pesantren Ilyas Kec. Karanganyar, Minggu(25/10/20)

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan juga sekaligus memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di Pondok Pesantren Ilyas Kec. Karanganyar, Minggu(25/10/20).

Hadir dan memberikan tausiyah, Bupati Juliyatmono membawakan tema tausiyahnya ” Taqwa Versi Allah SWT “. Tak lupa Bupati juga mengingatkan kepada segenap santri agar selalu melakukan protokoler kesehatan dimanapun berada, apalagi di kegiatan keramaian seperti pengajian Ahad pagi seperti ini.

” Jangan sembrono, selalu lakukan aktivitas dengan Pola hidup bersih dan sehat agar jauh dari penyakit “, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli tersebut.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa dalam kitab suci Al-Qur’an banyak ayat yang di akhiri bertujuan agar kita bertaqwa. Itu menandakan bahwa banyak sekali amal kebaikan yang bisa kita lakukan sebagai hamba Allah agar kita menjadi hamba yang bertaqwa, taat pada Allah SWT.

Dari makna tersebut, Bupati menjelaskan bahwa banyak sekali perintah Allah SWT kepada manusia untuk terus bertaqwa dengan cara yang sudah Allah jelaskan didalam Al Qur’an agar manusia tersebut menjadi muslim yang sesungguhnya.

Taqwa Versi Allah SWT ada beberapa perilakunya, antara lain yakni dengan memohon ampun. Cara ini sering dikaitkan dengan perintah taqwa lantaran setiap manusia yang setelah berbuat kesalahan akan selalu berusaha untuk bertobat kepada Allah SWT dengan selalu memohon ampunan atas dosanya.

Contoh berikutnya ada dengan penerapan shodaqoh, melakukan shodaqoh (sedekah) baik dimasa lapang maupun sempit tentunya.

Allah SWT memberi kelebihan kepada manusia untuk menghafal Al Qur’an, ini bermakna agar kitab suci Al-Qur’an tetap terjaga sampai kapanpun. Sebagai wujud antisipasi ketika nanti Al Qur’an dimuka bumi ini di bumi hanguskan oleh orang-orang kafir, maka akan ditulis kembali oleh para hafidz yang hafal Al Qur’an.

Tidak ada kekhawatiran untuk urusan agama, karena semua sudah dijaga Allah SWT melalui perantaranya yang kadang manusia tidak mengetahui.

Dalam surat Al Faathir ayat ke 37 dijelasakan bahwa banyak manusia di neraka yang berteriak meminta kepada Allah SWT untuk dikeluarkan agar dia bisa mengerjakan amalan Sholeh. Namun Allah menjawab apakah aku(Allah) tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang sangat panjang maka rasakanlah siksaku(Allah) yang sangat pedih.

Disinilah makna ketaqwaan versi Allah SWT menurut penjelasan Bupati Karanganyar H. Juliyatmono. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
IMG-20201011-WA0001

Banyak Cara Untuk Menjadi Pribadi Yang Bertaqwa

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan tausiyah kajian Ahad pagi di Masjid Al Jawiriyah Desa Sukosari Kec. Jumantono, Minggu( 11/10/20).

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir dan juga sekaligus memberikan tausiyah dalam kajian Ahad pagi di Masjid Al Jawiriyah dukuh Bakaran Desa Sukosari Kec. Jumantono, Minggu(11/10/20).

Hadir dan memberikan tausiyah, Bupati Juliyatmono membawakan tema tausiyahnya ” Taqwa Versi Allah SWT “. Tak lupa Bupati juga mengingatkan kepada jama’ah agar selalu melakukan protokoler kesehatan dimanapun berada, apalagi di kegiatan keramaian seperti pengajian Ahad pagi seperti ini.

” Jangan sembrono, selalu lakukan aktivitas dengan Pola hidup bersih dan sehat agar jauh dari penyakit “, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli tersebut.

Orang nomor satu di bumi Intanpari ini dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa dalam kitab suci Al-Qur’an banyak ayat yang di akhiri bertujuan agar kita bertaqwa. Itu menandakan bahwa banyak sekali amal kebaikan yang bisa kita lakukan sebagai hamba Allah agar kita menjadi hamba yang bertaqwa, taat pada Allah SWT.

Dari makna tersebut, Bupati menjelaskan bahwa banyak sekali perintah Allah SWT kepada manusia untuk terus bertaqwa dengan cara yang sudah Allah jelaskan didalam Al Qur’an agar manusia tersebut menjadi muslim yang sesungguhnya.

Taqwa Versi Allah SWT ada beberapa perilakunya, antara lain yakni dengan memohon ampun. Cara ini sering dikaitkan dengan perintah taqwa lantaran setiap manusia yang setelah berbuat kesalahan akan selalu berusaha untuk bertobat kepada Allah SWT dengan selalu memohon ampunan atas dosanya.

Contoh berikutnya ada dengan penerapan shodaqoh, melakukan shodaqoh (sedekah) baik dimasa lapang maupun sempit tentunya.

Allah SWT memberi kelebihan kepada manusia untuk menghafal Al Qur’an, ini bermakna agar kitab suci Al-Qur’an tetap terjaga sampai kapanpun. Sebagai wujud antisipasi ketika nanti Al Qur’an dimuka bumi ini di bumi hanguskan oleh orang-orang kafir, maka akan ditulis kembali oleh para hafidz yang hafal Al Qur’an.

Tidak ada kekhawatiran untuk urusan agama, karena semua sudah dijaga Allah SWT melalui perantaranya yang kadang manusia tidak mengetahui.

Dalam surat Al Faathir ayat ke 37 dijelasakan bahwa banyak manusia di neraka yang berteriak meminta kepada Allah SWT untuk dikeluarkan agar dia bisa mengerjakan amalan Sholeh. Namun Allah menjawab apakah aku(Allah) tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang sangat panjang maka rasakanlah siksaku(Allah) yang sangat pedih.

Disinilah makna ketaqwaan versi Allah SWT menurut penjelasan Bupati Karanganyar H. Juliyatmono. DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
DSC_6324

Tangkal Radikalisme, Kuatkan Silaturahmi Yang Positif

 

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar, Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar , Komandan Kodim 0727 Karanganyar dan Kapolres Karanganyar hadiri Silahturahmi Kebangsaan dalam rangka pencegahan paham radikal terorisme bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Ballroom The sunan Hotel Surakarta, Jumat (02/10).

Acara ini dihadiri juga oleh Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP secara virtual melalui zoom. Selaku penyelenggara, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme(BNPT)  bermaksud membangun sinergi bersama FORKOPIMDA, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat untuk menangkal paham radikal dan terorisme, juga untuk mewujudkan persepsi yang sama tentang penyebaran paham radikal terorisme.

“Jika ada ideologi-ideologi yang diluar Pancasila, mari kita kembali membaca sejarah, karena kebanyakan paham-paham radikal yang ada di bangsa ini berasal dari mereka yang kurang memahami sejarah dan nilai nilai pancasila” ungkap gubernur  Ganjar dalam sambutannya melalui vidcon.

Gubernur yang familiar dengan chanel youtubenya ini berpesan agar masyarakat menerapkan pola saling membantu, saling tolong menolong, gotong royong agar bisa mengubah pola silaturahminya sehingga bisa membentuk lingkungan yang baik dan menghindarkan dari paham radikalisme dan terorisme.

Karena paham radikal dan terorisme bisa merasuk ke siapa saja dan dari golongan apa saja, dengan mengatas namakan kemanusiaan namun ternyata setelah diidentifikasi memiliki motif yang mengarah kepada ideologi politik dan ganguan keamanan, maka penting bagi kita untuk mengukuhkan pengetahuan kita akan Pancasila dan UUD 1945.

Dalam pelaksanaan pencegahan, BNPT tidak hanya mengandalkan aparat negara saja maka dalam kesiapsiagaan ini harus BNPT melalui Komjen Pol. Dr.Drs. Boy Rafli Amar selaku Kepala BNPT melibatkan semua unsur masyarakat, agar potensi ancaman untuk terjadinya tindak pidana terorisme itu bisa kita tekan seminimal mungkin. Demikian DISKOMINFO(Ard/Ang).

Read More
IMG-20200917-WA0048

Ingin Cetak Hafidz Yang Mumpuni, Bupati Karanganyar Berangkatkan Santri Program Satu Desa Satu Hafidz

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar Sutarno hadiri Pemberangkatan Santri Program Satu Desa Satu Hafidz di ruang anturium rumah dinas Bupati Karanganyar, Rabu(16/09/20).

Santri penghafal Al-quran itu akan mengikuti pembelajaran di Pondok Pesantren Darul Amal Beruk Kecamatan Jatiyoso.

Kabag Kesra, Sunarno menyampaikan, hasil seleksi yang selesai dilakukan pada awal Juni lalu, ada 29 santri dari 32 pendaftar yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti program Satu Desa Satu Hafidz. “Mereka telah mengikuti tes kemampuan membaca Alquran, kebangsaan, dan minat “, jelas Sunarno.

Santri yang diberangkatkan pada tahap pertama ini akan mendapatkan uang saku yang dianggarkan dari APBD Karanganyar selama tiga tahun terhitung sejak 2020. “Uang saku selama tiga tahun Rp 58 juta dari APBD Karanganyar selama tiga tahun terhitung mulai 2020,” katanya.

Mereka juga telah menjalani rapid test sebelum diberangkatkan untuk mengikuti pembelajaran di Ponpes Darul Amal. Hasilnya, 29 santri itu dinyatakan non-reaktif.

Bupati Juliyatmono berharap setiap desa di Karanganyar ada satu penghafal Alquran. “Kita ingin supaya anak-anak dalam dua tahun, syukur satu tahun, sudah hafal,” ucapnya.

Dia meminta supaya orang tua santri turut memberikan semangat. Apabila kangen dapat berkunjung ke Ponpes Darul Amal.

“Saya juga akan ke sana sebulan atau dua bulan sekali,” imbuhnya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr/Rr/Dea)

 

 

Read More
_DSC9324

SILATURAHMI DENGAN FKUB KAB. KARANGANYAR, BUPATI: CIPTAKAN HARMONISASI UNTUK MENDAMAIKAN PERSELISIHAN

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberi sambutan dalam acara Silaturohmi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat (FKUB) di Pendopo Rumah Dinas Bupati (03/09)

KARANGANYAR– Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karanganyar bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Kodim 0727 Karanganyar menyelenggarakan silaturahmi  tokoh agama, tokoh masyarakat dan berbagai elemen masyarakat yang ada di wilayah Karanganyar. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat kerukunan, toleransi serta menciptakan keharmonisan antar umat beragama, Kamis (3/9).

Bupati Karanganyar Juliyatmono  yang hadir sekaligus membuka acara, dalam arahannya menekankan pentingnya  mengimplementasikan nilai nilai Pancasila dalam  menciptakan harmonisasi untuk mendamaikan perselisihan.

Ia mengatakan kandungan nilai-nilai Pancasila dalam bahasa sansekerta adalah komitmen harmoni. Yakni meliputi wajib hukumnya untuk memilih agama yang diyakini, harus mengandung nilai nilai kemanusiaan atau empati, bermusyawarah, menghormati pilihan masing masing yang akan melahirkan kompetisi yang sehat, dan yang terakhir ciptakan harmonisasi untuk mendamaikan perselisihan.

“Sebagai warga Negara Indonesia wajib hukumnya memilih agama yang diyakininya. Diluar itu, warga Negara yang belum mengenal agama, kita sebagai Pemerintah adalah tugas kita untuk menyampaikannya. Karena ini adalah untuk kebaikan dirinya sebagai pribadi yang ber ke Tuhanan Yang Maha Esa dan juga manusia sebagai makhluk sosial,”jelasnya.

Sementara itu laporan Ketua FKUB Karanganyar, Ahmad Hudaya menyampaikan berdasarkan laporan dari Masyarakat Anti Fitnsh Hoax Indonesia (MAFINDOP) hal yang paling punya potensi untuk faktor pemecah belah bangsa adalah hoax, itu menjadi salah satu faktor penting kenapa kemudian silaturohim antar tokoh agama dan tokoh masyarakat ini dilaksanakan.

Diskominfo (dn/ind/dea)

Read More