Category: Berita

WhatsApp Image 2026-01-21 at 17.31.36

INFORMASI SELEKSI CALON DIREKSI PUPAM TIRTA LAWU 2026

Terkait dengan proses seleksi direksi dari PUDAM Tirta Lawu sesuai dengan jadwal pada pengumuman seleksi, sampai dengan penutupan pemasukan berkas tanggal 21 Januari 2026, bersama ini kami informasikan jumlah pendaftar sebagaimana terlampir.

Read More
WhatsApp Image 2026-01-20 at 21.36.25 (3)

Dukungan Bupati Karanganyar pada Tim Pencarian Korban Hilang di Bukit Mongkrang

KARANGANYAR — Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M. mengunjungi Posko Pencarian Korban Hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Selasa (20/1). Kehadirannya menjadi bentuk dukungan kepada tim relawan gabungan yang tengah melakukan pencarian terhadap seorang pendaki yang dilaporkan hilang sejak beberapa hari terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan semangat kepada tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, PMI, serta relawan lokal. “Kami berharap tim relawan terus diberikan kekuatan untuk melaksanakan tugas ini dengan baik. Semoga korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Bupati Rober.
Bupati juga mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan terus memberikan dukungan yang diperlukan demi kelancaran proses pencarian dan keselamatan seluruh tim di lapangan. “Kami berharap seluruh tim dapat bersinergi dengan baik. Keberhasilan pencarian ini sangat bergantung pada kerja sama yang solid,” lanjutnya.

Sementara itu, tim gabungan terus melanjutkan upaya pencarian. Hingga pukul 16.30 WIB, sebanyak 10 SRU (Search and Rescue Unit) telah melakukan penyisiran di sejumlah titik di kawasan Bukit Mongkrang, namun hasilnya masih nihil.
Pada Rabu (21/1), tim akan melanjutkan pencarian dengan sejumlah metode. Pukul 07.00 WIB, tim berencana melakukan penurunan menggunakan peralatan vertikal serta memanfaatkan drone dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar untuk pemantauan udara. Penyisiran berikutnya akan difokuskan pada jalur Pos Bayangan–Nguncup serta punggungan Pos 3.

Relawan juga mengimbau anggota yang tersedia untuk kembali bergabung pada pagi hari dengan membawa perlengkapan seperti headlamp dan mantel guna mendukung penyisiran lanjutan.

Tim pencarian menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat dan semua pihak yang telah memberikan perhatian terhadap proses pencarian. Mereka berharap upaya yang dilakukan dapat segera membuahkan hasil dan seluruh personel senantiasa diberikan keselamatan selama bertugas.

Read More
WhatsApp Image 2026-01-20 at 21.33.19 (2)

Pemkab Karanganyar Teguhkan Kerukunan Lewat Pekan Doa Sedunia Umat Kristiani

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten Karanganyar menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama melalui kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar pada kegiatan Pekan Doa Sedunia bagi Kesatuan Umat Kristiani Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja Paroki St. Pius X Karanganyar, Senin (19/1).

Acara ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto, S.E., M.M., Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, S.E., unsur Forkopimda atau yang mewakili, para pendeta, pengurus Persekutuan Doa Ibadah Kristiani (PDIK), serta umat Kristiani dari berbagai denominasi di Kabupaten Karanganyar.

Ketua Panitia, Yulius Romi Kristiantoro, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Ia menjelaskan bahwa Pekan Doa Sedunia diselenggarakan sebagai bagian dari gerakan global umat Kristiani, dengan mengusung tema yang diambil dari Efesus 4 ayat 4, yakni “Satu tubuh dan satu Roh”.

Menurutnya, tema tersebut mengandung pesan persatuan dalam keberagaman serta mengajak seluruh umat Kristiani untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah. “Melalui Pekan Doa Sedunia ini, kami berharap seluruh gereja dapat bersatu sebagai satu tubuh Kristus dan berkontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Karanganyar,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Pekan Doa Sedunia sebagai momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, toleransi, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Doa bersama ini mencerminkan kebersamaan yang luar biasa. Pemerintah Kabupaten Karanganyar sangat menghargai peran seluruh umat beragama dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah,” kata Bupati.

Bupati juga berharap agar nilai-nilai kebersamaan dan saling mendoakan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi, saling mendukung, serta menjaga Karanganyar sebagai daerah yang rukun, aman, dan harmonis.

Kegiatan Pekan Doa Sedunia berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain doa bersama, acara ini juga menjadi ruang silaturahmi lintas gereja dan lintas unsur masyarakat, sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam merawat persatuan dan kebhinekaan di Kabupaten Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2026-01-19 at 15.22.33

Pemkab Karanganyar Terima Utusan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dalam Rangkaian Tradisi Labuhan Lawu

KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menerima kunjungan utusan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dalam rangkaian tradisi Labuhan Lawu yang dilaksanakan atas dhawuh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Kegiatan berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (19/1/2026).


Rangkaian acara diawali dengan tapa asma yang disampaikan Raden Ajeng Tumenggung selaku utusan Keraton kepada Bupati Karanganyar. Pada kesempatan tersebut, utusan Keraton menyampaikan amanah Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat terkait pelaksanaan tradisi Labuhan Lawu yang telah dilestarikan secara turun-temurun sebagai bagian dari warisan budaya leluhur Jawa.
Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi atas kehadiran utusan Keraton. Bupati menegaskan bahwa Gunung Lawu merupakan kawasan yang memiliki nilai historis dan kultural penting bagi masyarakat Jawa. Hal ini tercermin dalam berbagai peristiwa sejarah, termasuk Perjanjian Dinarayanti tahun 1951, serta keterkaitannya dengan wilayah Kelurahan Jatiyoso dan sekitarnya.


Memasuki acara inti, dilaksanakan prosesi serah terima uba rampe Labuhan Lawu dari utusan Keraton kepada Bupati Karanganyar. Selanjutnya, uba rampe tersebut diserahkan kepada Juru Kunci Gunung Lawu untuk digunakan dalam pelaksanaan Labuhan Lawu di Puncak Hargo Dalem Gunung Lawu.
Lebih lanjut disampaikan, tradisi Labuhan Lawu merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus simbol komitmen menjaga keseimbangan alam yang selama ini dijaga oleh Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Pemkab Karanganyar berharap tradisi ini terus lestari serta dapat dikembangkan sebagai agenda budaya tahunan yang berdaya tarik wisata, sekaligus memperkuat kerja sama kebudayaan antara Karanganyar dan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama secara simbolis antara Pemkab Karanganyar, utusan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Juru Kunci Gunung Lawu sebagai penanda kebersamaan serta penguatan hubungan historis dan budaya kedua pihak.

Read More
Pengumuman PDAM

PENGUMUMAN SELEKSI CALON DIREKSI PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA LAWU KARANGANYAR TAHUN 2026

PENGUMUMAN SELEKSI
CALON DIREKSI PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA LAWU KARANGANYAR TAHUN 2026

[pdf-embedder url=”https://alpha07.karanganyarkab.go.id//wp-content/uploads/2026/01/Pengumuman-Pansel-Pudam-Tirta-Lawu.pdf” title=”Pengumuman Pansel Pudam Tirta Lawu”]

Read More
WhatsApp Image 2026-01-19 at 10.11.01

Wakil Bupati Karanganyar Resmikan Masjid Al – Wahdah di Komplek Eco Al – Wahdah Karangpandan

KARANGANYAR — Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, S.E., yang hadir mewakili Bupati Karanganyar, meresmikan Masjid Al Wahdah yang berlokasi di Jalan Raya Solo–Tawangmangu, tepatnya di Dusun Ngumpeng, Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, Minggu (18/1/2026).

Masjid Al Wahdah berdiri di atas tanah wakaf milik Bapak Riyanto dan menjadi bagian dari kawasan Kompleks Eco Al Wahdah. Kehadiran masjid ini diharapkan tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan dan aktivitas sosial masyarakat sekitar.

Mengusung desain arsitektur berkonsep eko, Masjid Al Wahdah dirancang selaras dengan lingkungan sekitarnya. Konsep ramah lingkungan tersebut tercermin dari tata ruang kawasan, pemanfaatan material, serta pengelolaan lingkungan yang mengedepankan keberlanjutan. Nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan keharmonisan antarwarga juga menjadi ruh utama dalam pembangunan masjid dan kawasan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Al Wahdah, khususnya kepada pewakaf tanah dan masyarakat sekitar. Ia berharap masjid ini dapat dimakmurkan bersama, menjadi pusat pembinaan keagamaan, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Peresmian Masjid Al Wahdah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan yang inklusif, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan harmonis.

Read More
WhatsApp Image 2026-01-18 at 22.02.18

Wakil Bupati Karanganyar Tekankan Penguatan Peran Dai dalam Menjawab Tantangan Zaman

KARANGANYAR — Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, S.E., menegaskan pentingnya penguatan peran dai dalam menjawab berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Workshop Upgrade Kompetensi Dai yang diselenggarakan oleh Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Karanganyar, Minggu (18/1/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Peran Dai dalam Menjawab Tantangan Zaman” tersebut berlangsung di Gedung Dakwah IKADI, Kompleks Muhari Motor, Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, dan diikuti oleh para dai serta penggiat dakwah dari berbagai wilayah di Karanganyar.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Adhe Eliana, S.E., menyampaikan bahwa peran dai tidak hanya terbatas pada penyampaian ajaran keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mampu memberikan pencerahan, menanamkan nilai moderasi, serta menjaga persatuan di tengah dinamika masyarakat modern.

“Dai hari ini dihadapkan pada tantangan yang berbeda dengan masa lalu. Perkembangan teknologi, arus informasi yang cepat, serta perubahan sosial menuntut dai untuk terus meningkatkan kompetensi, wawasan, dan metode dakwah agar pesan yang disampaikan tetap relevan dan membumi,” ujar Adhe Eliana.
Ia juga mengapresiasi IKADI Kabupaten Karanganyar yang secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas para dai melalui kegiatan pembinaan dan pelatihan. Menurutnya, dai yang memiliki kapasitas keilmuan, keterampilan komunikasi, serta pemahaman konteks sosial akan mampu menjadi penyejuk dan perekat umat.

Sementara itu, penyelenggaraan workshop ini diharapkan dapat menjadi ruang penguatan kapasitas bagi para dai, khususnya dalam menghadapi tantangan dakwah di era digital, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta memperkuat peran dakwah dalam pembangunan karakter masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar, lanjut Wakil Bupati, mendukung penuh upaya-upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk para dai, sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing.

Read More
WhatsApp Image 2026-01-16 at 21.33.09

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Resmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan Muhammadiyah se-Kabupaten Karanganyar

KARANGANYAR — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah se-Kabupaten Karanganyar dalam rangkaian Pengajian Triwulan Tahun 2025, yang digelar di SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo, Karanganyar, Jumat (16/1/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh H. Rober Christanto, S.E., M.M., yang bersama jajaran pemerintah daerah mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyampaikan bahwa revitalisasi satuan pendidikan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana maupun penguatan karakter peserta didik.

Menurutnya, Perguruan Muhammadiyah memiliki peran historis dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan kepedulian sosial. Muhammadiyah telah lama menjadi mitra penting pemerintah dalam mewujudkan tujuan tersebut,” ujarnya.

Bupati Karanganyar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan di daerah, khususnya di lingkungan Perguruan Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan guna menciptakan generasi yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.

“Revitalisasi satuan pendidikan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat peran lembaga pendidikan dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berintegritas dan berakhlak mulia,” kata Bupati.

Pengajian Triwulan yang dirangkaikan dengan peresmian revitalisasi tersebut diikuti oleh pimpinan Muhammadiyah, kepala satuan pendidikan, guru, serta warga Muhammadiyah se-Kabupaten Karanganyar.

Acara berlangsung khidmat dan menjadi ajang penguatan nilai-nilai keagamaan sekaligus komitmen bersama dalam memajukan pendidikan.

Read More
WhatsApp Image 2026-01-16 at 16.05.06

Pengajian Sekar Langit Gaungkan Dakwah Damai dan Persatuan di Karanganyar

KARANGANYAR — Majelis Pengajian Sekar Langit kembali menggelar kegiatan keagamaan yang sarat nilai kebangsaan dan kearifan lokal di Gedung Wanita Karanganyar, Kamis (15/1/2026). Pengajian ini menghadirkan tamu kehormatan Abah Maulana Al Habib Luthfi bin Yahya, serta dihadiri Wakil Bupati Karanganyar mewakili Bupati Karanganyar, didampingi Wakapolres Karanganyar.

Ketua Panitia, Muhammad Taufiq Syahrun Najah, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa pemilihan tempat dan tema dilakukan agar masyarakat dapat berkumpul dalam suasana religius yang menyejukkan. Menurutnya, penguatan nilai-nilai keislaman yang berpadu dengan kearifan lokal merupakan bagian dari ikhtiar menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Melalui majelis ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpecah belah dan tidak mudah terprovokasi. Tiga tahun perjalanan Majelis Sekar Langit adalah proses belajar untuk menjadi bagian dari solusi. Mari terus bergandeng tangan, saling mengasihi, dan membangun negeri dengan semangat damai, dialog, serta saling menghormati,” ujarnya. Ia berharap Majelis Sekar Langit ke depan tetap istiqomah menjadi ruang pemersatu, penyejuk umat, dan penguat nilai kebangsaan dalam bingkai Islam.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, S.E., dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap sesama. Ia mengingatkan agar setiap persoalan di masyarakat disikapi dengan empati, tidak mudah diviralkan, serta diselesaikan secara bijak dan bermartabat.

“Selamat ulang tahun untuk Majelis Sekar Langit. Semoga semakin jaya dan terus membawa manfaat bagi masyarakat dan umat di Kabupaten Karanganyar,” tuturnya. Menutup sambutan, Wakil Bupati menyampaikan pantun yang mengundang kehangatan hadirin, sekaligus mengajak jamaah untuk tetap bersemangat dalam bershalawat dan menjaga ukhuwah.

Kegiatan pengajian berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi sarana ibadah dan shalawat, Majelis Sekar Langit diharapkan terus berperan sebagai wahana penguatan persaudaraan, persatuan, dan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat Karanganyar.

Read More
WhatsApp Image 2026-01-16 at 13.06.59 (1)

Jawa Tengah Tuan Rumah Hari Desa Nasional 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Penguatan Ekonomi Mikro Desa

BOYOLALI — Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K mengapresiasi kepercayaan pemerintah pusat yang menetapkan puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 digelar di Jawa Tengah, tepatnya di Boyolali.

Penunjukan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan sekaligus peluang strategis bagi daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor mikro yang tumbuh di wilayah perdesaan.

Hal itu disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi dalam pidatonya yang dipantau secara daring dari Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Jawa Tengah sebagai tuan rumah peringatan nasional tersebut.

“Kami bersama 38 juta masyarakat Jawa Tengah mengapresiasi atas kepercayaan pemerintah yang menetapkan Hari Desa Nasional diselenggarakan di Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Boyolali,” ujar Ahmad Luthfi.

Menurutnya, pelaksanaan Hari Desa Nasional di Jawa Tengah diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi daerah, terutama ekonomi mikro yang menjadi tulang punggung masyarakat desa.
Momentum ini dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi sekaligus memperluas akses promosi produk-produk unggulan desa.

“Tentu ini akan menambah perkembangan situasi, terutama ekonomi mikro di Jawa Tengah,” tambahnya.

Gubernur Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K juga mengungkapkan bahwa jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Tengah saat ini mencapai hampir 4,2 juta unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 3,2 juta merupakan UMKM mikro yang tersebar di kabupaten dan kota, khususnya di kawasan perdesaan.

Dengan digelarnya Hari Desa Nasional di Kabupaten Boyolali, ia berharap eksistensi ekonomi mikro di Jawa Tengah semakin terpancarkan dan memperoleh ruang pengembangan yang lebih luas, sehingga mampu naik kelas menjadi UMKM kecil maupun menengah.

“Maka akan kita pancarkan UMKM di daerah kita agar berkembang dan meningkat menjadi UMKM kecil maupun menengah,” jelasnya.

Ia juga mengajak para kepala desa, khususnya desa-desa yang telah memperoleh penghargaan, untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai contoh praktik baik pengembangan UMKM berbasis desa.

“Secara tidak langsung, kami mengundang para kepala desa, termasuk 275 desa yang sebelumnya mendapatkan penghargaan, untuk menceritakan potensi UMKM di Provinsi Jawa Tengah dan menjadikannya sebagai role model di daerah masing-masing,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.,E, M,.M turut hadir dan mengikuti rangkaian peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang berlangsung di Kabupaten Boyolali.

Kehadiran tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap penguatan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Read More