DSC_0077

FKUB KARANGANYAR DILANTIK

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, memberikan sambutan dalam pengukuhan Dewan Penasehat dan Pengurus FKUB masa bakti 2013-2017, Kamis (04/04)

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, memberikan sambutan dalam pengukuhan Dewan Penasehat dan Pengurus FKUB masa bakti 2013-2017, Kamis (04/04)

Karanganyar, Jumat (05/04/2013)

Dewan Penasehat dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten (FKUB) Karanganyar masa bakti 2013-2017 dikukuhkan oleh Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis pagi (04/04).

Sebanyak enam Dewan Penasehat antara lain Wakil Bupati Karanganyar Paryono sebagai ketua Dewan Penasehat FKUB , Musta’in Ahmad, sebagai wakil ketua, Tarsa sebagai sekretaris. Sedangkan Sumarno, Nunung Susanto, dan Yopie Herman menjadi anggota.

Selanjutnya, Badaruddin sebagai Ketua FKUB, Abdul Mu’id sebagai Wakil Ketua I, Sunarno, sebagai Wakil Ketua II, Baidi, sebagai Sekretaris, Sugiarso HS, sebagai Wakil Sekretaris. Kemudian ada 12 orang sebagai anggota.

Paryono saat membacakan sambutan Bupati Karanganyar menyampaikan, bahwa Pengukuhan Dewan Penasehat dan pelantikan Pengurus FKUB tersebut menandakan kesiapan untuk mengemban tugas dalam menjaga serta meningkatkan persatuan dan kesatuan umat beragama, khususnya di Karanganyar. Karena persoalan-persoalan yang menyangkut keagamaan dan keyakinan merupakan masalah yang dinamis.

“Dengan adanya FKUB ini diharapkan dapat memetakan masalah-masalah sehingga konflik yang terjadi dapat segera diatasi,” jelas Paryono.

Terlebih lagi tahun ini merupakan tahun pesta politik, maka dihimbau kepada semua pihak untuk disikapi dengan bijak sehingga dapat berjalan dengan aman, lancar dan demokratis.

.ind

Read More
DSC_0036

Bhakti TMMD 2013 Telan Rp 161 Juta

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, memukul gong menandai pembukaan Bhakti TMMD 2013, Balai Desa Karangsari, Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (04/04)

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, memukul gong menandai pembukaan Bhakti TMMD 2013, di Balai Desa Karangsari, Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (04/04)

Karanganyar, Kamis (04/04/2013).

Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, mengakui peran Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam pembangunan infrastruktur di pedesaan yang saat ini telah dilaksanakan sangat membantu. Sehingga dapat membuka akses jalan untuk memperlancar roda perekonomian rakyat.

“TMMD merupakan salah satu dari upaya yang dilakukan antara TNI dan Pemerintah Daerah untuk memperlancar pelaksanaan program-program pembangunan di segala bidang,” jelas Paryono, saat membuka Bhakti TMMD, di Balai Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Kamis (04/04).

Realisasi Bhakti TMMD di pedesaan lebih difokuskan pada pembangunan fisik berupa infrastruktur, sarana, dan prasarana yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Bhakti TMMD kali ini menelan dana Rp 161 juta, yang bersumber dari APBD Kabupaten Karanganyar sebesar Rp 125 juta dan dana swadaya masyarakat sebanyak Rp 36 juta.

“Sasaran program Bhakti TMMD berupa pengecoran jalan sepanjang 900 meter, lebar 2,5 meter. Selain itu, pelebaran jalan 30 sentimeter sepanjang 900 meter,
” jelas Kapten (Inf) Sulardi, selaku Komandan Satuan Pelaksana (Dansatlak) TMMD.

Sedangkan untuk pelaksanaan dimulai tanggal 1 sampai 3 April 2013 telah mencapai 10 persen, kemudian dilanjutkan 10 hari kemudian, dengan harapan tanggal 13 April 2013 pelaksanaan sasaran fisik telah selesai.

Untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur fisik melibatkan anggota TNI sebanyak 15 orang, Polri sebanyak lima orang, masyarakat 50 orang, dan unsur pendukung dari Linmas, ormas, karang taruna sebanyak 40 orang. pd  

Read More

BRI Kucurkan Bantuan Untuk PNPM Perdesaan

Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia Kabupaten Karanganyar, Sparta Sianturi, menandatangani perjanjian kerjasama dengan UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Karanganyar, di Aula DP2KAD, Selasa (02/04).

Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia Kabupaten Karanganyar, Sparta Sianturi, menandatangani perjanjian kerjasama dengan UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Karanganyar, di Aula DP2KAD, Selasa (02/04).

Karanganyar, Rabu (03/04/2013).

Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) PNPM Mandiri di Kabupaten Karanganyar akan mendapatkan kucuran kredit tanpa angunan oleh Bank Rakyar Indonesia (BRI) Cabang Karanganyar. Bantuan tersebut diberikan agar usaha yang dikelola bisa berkembang. Tapi syaratnya usaha sudah mendapat rekomendasi dari tiap UPK PNPM yang ada.

“Kami siap membantu program PNPM, asal usaha itu sudah berjalan dengan baik dan benar-benar dibutuhkan. Hal itu juga merupakan upaya mengurangi angka kemiskinan,” jelas Mawardi, Kepala Bagian Mikro, Kantor Wilayah BRI Yogyakarta, Selasa (02/04).

Maka dari itu, bentuk kesepakatan kerja sama tersebut dilakukan penandatanganan antara Pemimpin Cabang BRI Karanganyar, Sparta Sianturi, dengan UPK PNPM  untuk penyaluran kredit, di Aula Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) Kabupaten Karanganyar disaksikan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Karanganyar, Sri Desto Untung Raharjo.

Saat ini di Karanganyar ada dana masyarakat sebesar Rp 521 miliar  dan penyaluran kredit melalui BRI sebanyak Rp 543 miliar hingga Februari kemarin. Penyaluran dana PNPM akan disalurkan lewat BRI sehingga diharapkan akan menjadi tambahan dana. Adapun dana PNPM Karanganyar mencapai Rp 43 miliar pada tahun ini.

Sri Desto Untung Raharjo menambahkan, PNPM Mandiri Perdesaan di Karanganyar ada di 120 desa, tiga kelurahan, dan 12 kecamatan. Tiap-tiap desa sudah memiliki UPK yang membina usaha serta penyaluran bantuan. “Sedangkan lima kecamatan, yakni Jaten, Colomadu, Kebakkramat, Karanganyar Kota, dan Gondangrejo masuk ke PNPM Perkotaan” jelasnya.

Sedangkan total dana bergulir yang disalurkan PNPM Perdesaan tahun 2011 mencapai Rp 36,8 miliar dan tahun 2012 meningkat menjadi Rp 43,2 miliar, naik 17 persen. Itu belum termasuk dana pendampingan dari APBD sebanyak lima persen dari total dana APBN.pd

Read More

Honorer KII Diminta Hati-Hati

Karanganyar, Selasa (02/04/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani meminta seluruh tenaga honorer kategori II (KII) untuk tidak terpengaruh bujukan oknum tidak bertanggungjawab terhadap tes pengangkatan CPNS. Pihaknya memastikan, lolos atau tidaknya para honorer KII ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

Rina menyebutkan, 464 tenaga honorer KII harus menjalan beberapa tahapan  yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Artinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak memiliki kewenangan untuk meloloskan mereka.

Hal ini dia sampaikan saat memberikan pengarahan kepada para honorer KII di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (02/04). Perempuan asli Karanganyar itu menekankan, para honorer harus bijak dan tidak tergiur penawaran pengangkatan CPNS. Mengenai praktik tersebut, bupati sudah mendapatkan sejumlah laporan.

“Ada oknum yang coba-coba mencatut nama saya maupun Pak Sekretaris Daerah (Sekda). Yang perlu kami tekankan, hal itu tidak benar dan bohong belaka. Para honorer jangan sampai tertipu,” ujar Rina Iriani.

Secara tersirat, dia menyampaikan sudah ada beberapa tenaga honorer yang masuk perangkap oknum yang bersangkutan. Hanya saja, mereka tidak mengaku menjadi korban. Informasi yang dia himpun menyebutkan, para tenaga honorer KII rata-rata mengeluarkan uang antara Rp 20 juta hingga Rp 80 juta. “Uang itu pasti hilang karena kalau lolos jadi CPNS tidak ada hubungannya dengan uang itu dan bukan atas bantuan siapapun. Saya saja tidak bisa membantu karena yang menentukan itu langsung dari BKN, tim independen dan tim gabungan yang profesional, apalagi orang lain,” katanya.

Agar korban tidak bertambah banyak, dirinya meminta kepada semua tenaga honorer KII untuk tanggap dan melaporkan praktik itu. “Silahkan lapor langsung ke saya. Tetapi lapor yang jelas, siapa pejabatnya, yang mengirimkan siapa, instansinya apa. Saya akan cek dan kalau benar, saya copot,” tegasnya.pd

 

Read More

Honorer KII Jalani Uji Publik

Karanganyar, Selasa (02/04/2013)

Kelompok terakhir dari tenaga honorer Kategori II (KII) di Kabupaten Karanganyar mulai menjalani uji publik mulai Selasa (02/04) hingga Selasa (16/05) mendatang. Tahapan uji publik ini mengacu pada Peraturan Kepala (Perka) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 9 Tahun 2012.

Sementara itu, Pemerintah Pusat melalui Surat MENPAN dan RB Nomor B/751/M.PAN-RB/03/2013 tertanggal 18 Maret 2013 seluruh tenaga honorer itu bakal menjalani uji publik. Maka, instansi yang memiliki  tenaga honorer KII harus mengumumkan nama-nama tenaga honorer tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar, Larmanto, menjelaskan pihaknya melakukan uji publik melalui website Karanganyarkab, BKD, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kecamatan yang ada tenaga honorer KII di Karanganyar.

“Jika tidak ada protes, hasilnya langsung diserahkan pada BKN. Selanjutnya, pada Mei mendatang data akan turun lagi, dan mereka yang lolos akan mengikuti tes pada Juli 2013,” jelas dia usai memberikan pengarahan kepada tenaga honorer KII di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (02/04).

Dia mengatakan total KII yang sudah divalidasi oleh BKN, Kemen PAN dan RB sebanyak 464 orang, yakni sebanyak 189 sebagai tenaga pendidik, 50 tenaga kesehatan serta 225 tenaga administrasi lain. Total tenaga honorer itu adalah mereka yang telah lolos seleksi dan telah menempuh pengabdian sejak tahun 2005.

Tenaga honorer yang mengikuti tes bakal dinyatakan gugur bila tidak sesuai dengan passing grade yang ditentukan oleh BKN. Setelah gelombang terakhir dari tenaga honorer ini selesai diproses maka tidak ada lagi pengangkatan CPNS di kemudian hari. “Kalau pada akhirnya nanti kita tetap membutuhkan tenaga baru, maka perlu mengusulkannya kembali pada BKN maupun  Kemen PAN dan RB,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karanganyar Rina Iriani mengatakan tahapan penanganan tenaga honorer KII dilaksanakan oleh petugas dari instansi pusat dan daerah, Perguruan Tinggi yang ditunjuk sebagai pelaksana tes, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten.

“Seluruh petugas pelaksana dapat dipertanggungjawabkan, dan tidak menyertakan oknum atau siapapun juga yang secara organisasi tidak dapat dimintai pertanggungjawaban,” jelas Rina Iriani.pd

Read More

106 Kepala Sekolah Dilantik

106 Kepala Sekolah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/03)

106 Kepala Sekolah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/03)

Karanganyar, Jumat (29/03/2013)

Sebanyak 106 Kepala Sekolah (Kepsek) SMP dan SMA dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/03) pagi. Para pendidik itu terdiri dari SD sebanyak 89 orang, SMP 12 orang, dan SMA sebanyak lima orang.

Mutasi ini merupakan hal yang biasa, tugas dan tanggung jawab hendaknya dijalankan dengan profesional, baik dan benar. Langkah Bupati tersebut diharapkan bisa memberikan penyegaran bagi kepala sekolah yang ada di Bumi Intanpari. ”Kepala Sekolah maupun guru mempunyai peran penting untuk memberikan pendidikan bagi murid-murid di sekolah. Berikan teladan contoh yang baik  bagi mereka,” ujar Rina Iriani.

Bupati juga mengatakan, selain tugas mendidik, figur seorang Kasek juga diharapkan bisa mengatur keuangan di sekolah.”Kepala Sekolah juga menjadi manager keuangan,” tambah dia.

Rina menegaskan kepada 106 orang itu untuk fokus dalam memberikan pelajaran kepada para siswa. Dengan kata lain, Rina meminta agar Kepala Sekolah untuk tidak memiliki pekerjaan sampingan, salah satunya pemborong atau kontraktor.

Kalau nekat menjadi pemborong, lanjut Rina, orang tersebut tidak akan dipertahankan menjadi kepala sekolah. “Bisa juga dilorot menjadi guru atau yang lainnya. Kalau memang ingin menjadi pemborong, ya harus keluar dari PNS. Jangan nyambi,” katanya lagi.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sri Suranto menambahkan, Kepala Sekolah yang dilantik diharapkan segera menyesuaikan di lingkungan sekolah yang baru selain itu juga dapat bekerja profesional di tempat yang baru. “Mereka harus secepatnya beradaptasi karena Ujian Nasional (UN) SMA dimulai April mendatang,” ujarnya. pd

 

Read More

Ratusan Pelajar SMP-SMA Ikuti Pentas Seni

 

 

 

Karanganyar, Kamis (28/03/2013).

Ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti berbagai perlombaan seni, Rabu (27/03). Mereka mewakili 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Pekan Seni Pelajar kali ini diadakan untuk menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Salah seorang peserta, Aditia Saputro, 17, mengaku senang dalam mengikuti gelaran Pentas Seni Pelajar kali ini. Pada lomba itu, pelajar dari SMK 1 Karanganyar itu menggambar sebuah desain batik di atas kertas gambar. “Idenya spontan saja, melukis itu yang penting sabar dan tekun nanti pasti hasilnya bagus,” katanya.

Baginya, melukis desain batik di atas kertas gambar seperti itu tak membutuhkan waktu persiapan lama. Dalam waktu sepekan, dirinya berlatih dan mempelajari komposisi warna dasar untuk melukis. “Jadi sekarang tinggal dituangkan saja ke atas kertas, melukis sembari berlatih,” ucapnya.

Panitia Pekan Seni, Joko Sutrisno mengutarakan dalam Pekan Seni Pelajar kali ini terdapat sejumlah jenis perlombaan. Mulai dari seni karawitan, mocopat, lukis, solo dan grup vocal hingga gerak dan lagu bagi siswa TK. “Seluruh rangkaian kegiatan lomba seni digelar di tiga tempat. Yakni SDN Jungke 1, Gedung PKPRI dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,” tukasnya.

Untuk siswa tingkat dasar dan taman kanak-kanak total peserta sebanyak 240 siswa. Sedangkan untuk siswa tingkat sekolah menengah, mulai dari SMP, SMA maupun SMK sebanyak 200 siswa.

Dia menambahkan, kegiatan ini untuk lebih memperkenalkan seni tradisional bagi siswa. Juga memberikan wadah yang tepat bagi para siswa untuk mengekspresikan kemampuan seni lokalnya kepada publik. “Sebab antusias siswa dan orang tuanya sejauh ini cukup besar. Mereka sudah sering meminta agar kegiatan seperti ini digelar secara rutin,” tukasnya.

Selain itu, kegiatan itu juga dilakukan sebagai wadah untuk evaluasi hasil pembinaan dan pengajaran dari guru seni di sekolah. Di mana, melalui Pekan Seni Pelajar ini, akan lebih mudah diketahui sejauh mana capaian dan prestasi guru terkait dalam mengawal seni tradisional sebagai muatan lokal (mulok) di sekolah selama ini. pd

 

Read More
DSC_0048

Nasabah KUR BRI Capai 20.000 Orang

Pimpinan Cabang BRI Karanganyar, Sparta Sianturi

Pimpinan Cabang BRI Karanganyar, Sparta Sianturi

Karanganyar, Rabu (27/03/2013).

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi pelopor program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Republik ini. sebuah program yang diperuntukkan bagi usaha mikro kecil ini sebagai langkah peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itulah yang juga dilakukan oleh BRI Cabang Karanganyar. Dengan adanya program perbankan yang pro rakyat tersebut secara langsung menunjang kelangsungan perekonomian. Tercatat, KUR bagi usaha kecil yang ada di Karanganyar sampai saat ini telah mencapai sekitar 20.000 nasabah. Mereka bisa dikatakan produktif karena telah memenuhi syarat kucuran kredit.

Pimpinan Cabang BRI Karanganyar, Sparta Sianturi di sela-sela pengundian Simpanan Desa (Simpedes) di Hotel Taman Sari Karanganyar menyatakan, saat ini sudah mengalami banyak peningkatan, baik dari sisi nasabah maupun nominal investasi dalam bank itu. “Pinjaman dari nasabah KUR saat ini berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 20 juta/orang,” katanya, Selasa (26/03) lalu.

Di Karanganyar, BRI memberikan pelayanan sepenuh hati di 26 kantor unit dan 10 teras. Sementara itu, guna memberikan pelayanan yang prima, BRI memiliki karyawan yang kompeten di bidangnya masing-masing. “Kami berusaha untuk mendorong usaha produktif untuk lebih berkembang dan maju. Untuk itu, kami pun memberikan sejumlah program yang kami tawarkan kepada 300.000-an nasabah di Karanganyar,” ujar dia lagi.

Selain sejumlah program, BRI ingin lebih mendekatkan diri dengan ratusan ribu nasabahnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya undian berhadiah bagi program Simpedes. Dalam undian bulan Maret ini, BRI menyediakan beberapa hadiah. Di antaranya satu unit Suzuki APV, beberapa sepeda motor, dan hadiah hiburan lainnya. pd

Read More

Siswa TK-SD Sambut Hardiknas

Siswa tingkat SD mengikuti lomba Pentas Seni dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (26/03)

Siswa tingkat SD mengikuti lomba Pentas Seni dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (26/03)

Karanganyar, Selasa (26/03/2013)

Sebanyak 420 siswa tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di 17 kecamatan se-Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba pentas seni di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (26/3). Selain menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), kegiatan ini diselenggarakan sebagai ajang evaluasi kinerja guru kesenian.

Untuk tingkat TK, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) selaku panitia penyelenggara menetapkan hanya ada satu jenis lomba, yakni gerak dan lagu. Di hadapan dewan juri, siswa-siswa yang berusia di bawah tujuh tahun itu terlihat luwes dan percaya diri menggerakan badannya sesuai irama. Namun, tak jarang gerakan mereka mengundang gelak tawa juri dan penonton.

Sementara itu, untuk jenjang SD panitia menyediakan empat jenis lomba, yakni karawitan, lukis, macapat, solo vocal. Salah seorang Panitia Penyelenggara, Joko Sutrisno menyebutkan acara tersebut dilaksanakan rutin tiap tahun untuk menyambut Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Mei . Khusus 2013, ajang kreasi tingkat TK-SD diselenggarakan selama sehari. “Jadi untuk jenjang TK dan SD, lomba diadakan hari ini di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,” kata Joko di sela-sela acara, Selasa (26/03).

Dia menyebutkan, lomba ini juga dapat dijadikan wadah evaluas kinerja guru kesenian. Pihaknya ingin mengetahui apa yang telah disampaikan guru kepada para siswa. “Ya tentunya kami juga berharap, siswa-siswa selaku generasi mendatang bisa melestarikan budaya daerah. Dengan begitu, budaya yang ada sekarang bisa terjaga sampai kapan pun,” katanya lagi. pd

 

Read More
DSC_0006

Penempelan Stiker Internet Sehat

Petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar sedang menempelkan stiker Internet sehat di warung Internet, Senin (25/03)

Petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar menempelkan stiker Internet sehat di warung Internet, Senin (25/03)

Karanganyar, Senin (25/03/2013)

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar melakukan kegiatan penempelan stiker Internet Sehat di berbagai Warung Internet (Warnet) yang tersebar di Karanganyar, Senin (25/03).

Penempelan stiker untuk mencegah dampak buruk dari penggunaan internet khususnya usia remaja. Didalamnya bertuliskan “Internet Sehat Bikin Hebat” dan “Stop, Porno, Judi, Sara, Kekerasan”.

“Dengan adanya himbauan yang tertulis di stiker itu, kami harapkan pengguna jasa internet dan pemilik warnet dapat mencegah dampak buruk dari Internet,” ujar Bambang Sugito, Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika,  Dishubkominfo Karanganyar.pd

Read More