DSC_7113

Bersih Dusun Jurug Desa Ngringo, Warga Gelar Wayang Kulit Lakon “Banjaran GATOTKACA “

KARANGANYAR – ” BANJARAN GATOTKACA ” menjadi lakon dalam Pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh Dalang Ki Sri Susilo Tengkleng. Ini merupakan rangkaian agenda Bersih Dusun yang digelar warga Dusun Jurug Desa Ngringo Kecamatan Jaten pada Kamis (5/9/2024) malam.

Agenda bersih dusun warga Dusun Jurug Rt.01 Rw II Desa Ngringo ini disertai juga dengan bazar UMKM oleh warga sekitar.

Pj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi hadir didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan, Kepala Satpol PP, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Pj. Kepala Desa Ngringo mengaku sangat bangga pagelaran wayang kulit dalam rangka bersih dusun di Dusun Jurug ini terselenggara murni atas inisiasi warga dan juga guyupnya gotong royong warga.

Warganya guyup dan rukun. budayanya selalu di uri-uri. UMKM nya laris, ekonomi warganya bisa meningkat.

Read More
DSC09620

Pencanangan Bulan Dana PMI Karanganyar Th. 2024

KARANGANYAR – Pencanangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karanganyar Tahun 2024 diselenggarakan di Ruang Anturium Rumah Dinas Bupati pada Kamis (5/9/2024).

Berdasarkan data pada tahun 2023 terdapat 2 kecamatan yang mencapai pengumpulan Bulan Dana PMI tercepat yaitu Kecamatan Jatiyoso dan Mojogedang.

Program donor darah PMI yang diadakan di 79 lokasi menghasilkan sejumlah 6.134 kantong darah. Dengan pencapaian ini, PMI mendapatkan apresiasi dari Presiden Jokowi kemarin.

PMI memiliki program Kartu Bulan Dana PMI dengan kategori A,B dan C untuk penggalangan Bulan Dana PMI dengan nominal setiap kartu berbeda – beda. Melalui progam ini ditargetkan dari 17 kecamatan bisa terkumpul uang sebesar Rp. 958.500.000.

Harapannya target pada tahun ini bisa tercapai dengan bantuan semua pihak. “Pembiayaan kegiatan PMI ini sesungguhnya sepenuhnya dibiayai oleh masyarakat karena dalam APBD hanya 10%, artinya jika tidak ada Bulan Dana PMI maka PMI game over”, jelas Pj. Bupati Karanganyar. (Diskominfo)

Read More
DSC07237

Fokus Turunkan Stunting, Pemkab Karanganyar Salurkan Bantuan Cadangan Pangan Kepada Masyarakat

KARANGANYAR – Bertempat di Kantor Pos Karanganyar pada Selasa (3/9/2024), Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah melaksanakan program penyaluran cadangan pangan pemerintah dalam rangka pengentasan stunting dengan penyaluran bantuan berupa suplemen, susu, daging ayam, dan telur.

Pada survei yang dilakukan di Kabupaten Karanganyar terdapat kurang lebih 16.657 anak yang tidak mengalami stunting, sedangkan terdapat 2.249 anak dinyatakan stunting. Program penyaluran cadangan pangan pemerintah ini dilaksanakan untuk mencegah serta mengantisipasi terjadinya peningkatan stunting. Hal ini sejalan dengan komitmen Pj. Bupati Karanganyar yang  memiliki target 0% stunting di Kabupaten Karanganyar.

Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Pos Indonesia, Badan Pangan Nasional, dan ID FOOD. Dengan adanya penyaluran bantuan ini, Pj. Bupati Karanganyar berharap anak akan mendapat cakupan gizi yang maksimal dengan bantuan pengelolaan secara maksimal juga. Beliau juga mengingatkan karena ada bantuan berupa ayam potong segar yang masih beku, agar segera diolah, agar tidak menurunkan kualitas gizi makanan. 

Bantuan ini nantinya akan berkelanjutan selama 6 minggu ke depan. Hal ini dimaksudkan agar tidak hanya ada pencegahan namun juga sebagai bentuk penanggulangan adanya stunting. Harapannya bantuan ini bisa memberikan manfaat semaksimal mungkin bagi masyarakat sehingga tidak ada lagi kasus stunting di Kabupaten Karanganyar.(Diskominfo)

Read More
WhatsApp Image 2024-08-15 at 08.17.24-1_2

Mengangkat Permasalahan Sampah di Desa, Tim KKN UNS Memberikan Kajian Akademis kepada Pemerintah Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu

 

Mahasiswa KKN UNS saat meninjau Tempat Pembuangan Sampah

 

KARANGANYAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) kelompok 82 di Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar sejumlah 12 orang melakukan sebuah proyek penelitian terkait permasalahan sampah di Desa Nglebak Kec. Tawangmangu.

Adapun keluaran proyek ini bertujuan sebagai bentuk komitmen dan kepedulian tim KKN terhadap permasalahan sampah yang ada di Desa Nglebak. Melalui pendekatan akademis dan solusi praktis, tim KKN UNS berusaha memberikan kontribusi nyata untuk mengatasi isu lingkungan yang telah lama meresahkan masyarakat sekitar.

Mahasiswa KKN mengawali proyek tersebut dengan melakukan wawancara terhadap setiap Kepala Dusun yang ada di Desa Nglebak. Hasil wawancara tersebut akan menjadi dasar dari tim KKN untuk menyusun kajian ini dan memberikan rekomendasi terhadap pemerintah desa.

Fernanda Rizky Prabowo selaku ketua tim KKN 82 mengatakan bahwa kajian ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Nglebak dalam merumuskan dan membentuk kebijakan yang akan dilaksanakan pada tahun 2025.

Selama masa KKN mereka, tim UNS melakukan kajian mendalam mengenai permasalahan sampah di Desa Nglebak. Kajian tersebut mencakup analisis metode pengelolaan saat ini, serta dampak lingkungan yang disebabkan oleh pengelolaan sampah yang tidak efektif. Selain itu, tim juga melakukan wawancara kepada kepala dukuh untuk mendapatkan perspektif langsung mengenai tantangan dan kebutuhan mereka dalam pengelolaan sampah.

Kepala Desa Nglebak, Suparti, menyambut inisiatif positif yang diusung oleh tim KKN UNS. “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh tim KKN UNS. Kajian akademis ini memberikan kami wawasan baru dan solusi yang dapat diimplementasikan untuk mengatasi masalah sampah di desa kami. Kami akan segera menyusun rencana aksi berdasarkan rekomendasi yang diberikan dan berharap ini dapat membawa perubahan positif bagi lingkungan dan kesehatan,” ungkapnya.

Seiring dengan penutupan program KKN, tim UNS berharap bahwa langkah-langkah yang diusulkan dapat segera diadopsi dan diimplementasikan. Melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, diharapkan Desa Nglebak dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola sampah secara efektif dan berkelanjutan. (KKN UNS Kel.82)-avi-

Read More
DSC07081

44 Anggota DPRD Karanganyar Resmi Dilantik

KARANGANYAR – Sebanyak 44 anggota DPRD Karanganyar periode 2024-2029 resmi menjalani pelantikan pada Rabu (28/8/2024) di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar. Sementara satu kursi DPRD dari Partai Demokrat kosong setelah anggota DPRD terpilih, Karwadi meninggal dunia pada Rabu (21/8/2024) malam lalu.

Pengambilan sumpah janji 44 anggota DPRD dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar Haga Sentoso Lase. Anggota DPRD yang dilantik kali ini terdiri dari 20 anggota DPRD wajah baru, dan 24 anggota Dewan merupakan incumbent.

Hadir dalam pelantikan itu, mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani dan Juliyatmono, mantan Wakil Bupati Rober Christanto, sejumlah pimpinan partai politik, pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar, dan tamu undangan lain.

Bagus Selo, Ketua DPRD Karanganyar periode 2019-2024 yang kembali terpilih sebagai ketua sementara bersama Suparmi dari Partai Golkar, menyampaikan pesan inspiratif dari Proklamator Bung Karno dalam pidatonya. Pesan tersebut, menurut Bagus, sangat relevan untuk direnungkan oleh para anggota DPRD yang baru dilantik.

“Bung Karno pernah mengatakan, setiap orang hanya diberi satu kali kesempatan untuk hidup. Tidak ada yang diberikan kesempatan hidup dua kali atau tiga kali. Oleh karena itu, dalam hidup yang hanya sekali ini, saya akan mendedikasikan hidup saya untuk kesejahteraan rakyat. Bahkan jika saya diberi kesempatan hidup dua kali, rakyat tetap akan menjadi tujuan utama dalam pengabdian saya,” ungkap Bagus Selo, mengutip pesan Bung Karno.

Pesan Bung Karno tersebut, lanjut Bagus, diharapkan dapat menjadi pengingat bagi para anggota DPRD baru periode 2024-2029 untuk benar-benar mendedikasikan diri mereka bagi kepentingan rakyat.(Diskominfo)

Read More
8fb747ea-7a92-44ef-a27d-5af52e71c4f4

Antisipasi Bahaya Kekeringan, KKN UNS Kelompok 71 Melakukan Pemetaan SDA Air Tanah di Plesungan Gondangrejo Karanganyar

(Pengambilan Data Geolistrik. Foto dari KKN 71 UNS)

KARANGANYAR – Permasalahan kekeringan di Desa Plesungan telah mengarah pada penurunan kualitas dan kuantitas sumber air yang tersedia, khususnya air tanah. Untuk memahami dan mengatasi masalah ini, penting dilakukan pengambilan data yang komprehensif mengenai kondisi air tanah di wilayah tersebut. KKN UNS Kelompok 71 yang berjumlah 10 anggota telah melaksanakan kegiatan pengambilan data geolistrik di Desa Plesungan. Lokasi titik pengambilan data sudah dikomunikasikan kepada perangkat Desa setempat. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memetakan struktur bawah tanah dan mengidentifikasi potensi sumber daya air tanah yang ada di wilayah tersebut.

Ardhiansyah selaku ketua KKN 71 menyatakan “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami sebagai bentuk penerapan ilmu pengetahuan yang kami pelajari di kampus ke dalam konteks nyata di lapangan. Pengambilan data geolistrik ini tidak hanya memberikan kami pengalaman praktis, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Plesungan”. Banyak  tantangan yang dihadapi selama pemetaan, namun dengan kerja sama tim yang solid dan bimbingan dari Bapak Budi Legowo S.Si., M.Si selaku dosen pembimbing lapangan, seluruh tantangan tersebut berhasil diatasi.

Selain pemetaan sumber daya air, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Plesungan. Pemerintah desa dapat menggunakan data ini untuk merencanakan pembangunan infrastruktur air bersih, mengeksplorasi sumber daya air tanah lebih lanjut, serta mengembangkan strategi pengelolaan air yang lebih baik. Dengan demikian, masyarakat desa dapat menikmati akses air bersih yang lebih mudah dan berkelanjutan.

Kegiatan KKN ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya dalam konteks pemberdayaan desa dan pengelolaan sumber daya alam. “Kami berharap hasil dari pengambilan data geolistrik ini dapat menjadi referensi yang berguna tidak hanya bagi Desa Plesungan, tetapi juga bagi penelitian dan pengembangan di bidang geologi dan hidrologi di masa mendatang,” tambah mahasiswa lainnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan terjadi sinergi yang lebih kuat antara dunia akademis dan masyarakat, sehingga dapat tercipta pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat lokal. (Kelompok 71 KKN UNS)

 

 

 

Read More
DSC06474

Warga Karanganyar Memadati Sepanjang jalan Lawu, Sangat Antusias Menonton Karnaval Pendidikan Dan Pembangunan Yang Diselenggarakan Pemkab

KARANGANYAR – Memeriahkan HUT ke – 79 Republik Indonesia dan juga memberikan tontonan hiburan untuk masyarakat Karanganyar. Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Karnaval Pendidikan yang dan Pembangunan yang digelar sepanjang jalan Lawu mulai dari Alun-alun hingga panggung kehormatan di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Setelah di pagi harinya Pj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi memberangkatkan peserta Karnaval Pendidikan dari Alun-alun Karanganyar dan menyambut kedatangan peserta karnaval di Panggung penghormatan depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar, siangnya masih dalam rangkaian kegiatan Karnaval, kembali Pj. Bupati Karanganyar memberangkatkan Karnaval Pembangunan pada Selasa (20/8/2024).

Karnaval Pendidikan dengan peserta 79 dan Karnaval Pembangunan dengan peserta 63 ini juga termasuk rangkaian kegiatan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam memperingati HUT ke – 79 Republik Indonesia di Tahun 2024. Karnaval Pendidikan kali ini diikuti sejumlah 79 peserta karnaval yang melibatkan semua komponen Pendidikan di Karanganyar mulai dari jenjang PAUD, jenjang SD, jenjang SMP, PKBM/LKP, Pramuka, Stikes Akper 17, Guru Penggerak, Kemenag, dan Cabang Dinas Wilayah di 17 Kecamatan. Sedangkan Karnaval Pembangunan yang melibatkan OPD, BUMD, dan masyarakat umum kali ini diikuti sejumlah 63 peserta karnaval. Masyarakat Karanganyar memenuhi sepanjang Jalan Lawu dengan sangat antusias menyaksikan Karnaval tahun ini.

Dinas Pendidikan dan Kebudayan juga Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) selaku panitia penyelenggara mengaku sangat berterima kasih kepada semua peserta yang turut andil memeriahkan Karnaval ini, juga tak lupa mengucap terimakasih kepada masyarakat Karanganyar yang sangat antusias menyaksikan rangkaian karnaval tahun ini.

Semoga tahun depan bisa lebih meriah. ” Nusantara Baru, Indonesia Maju ” (Diskominfo)

Read More
DSC05725

Pj Bupati Karanganyar Berharap Moment HUT Kemerdekaan RI Menjadi Energi Positif Memupuk Rasa Persatuan Dan Kesatuan

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di Alun – alun Karanganyar, Sabtu pagi (17/8/2024). Upacara dihadiri secara langsung oleh Pj Bupati Karanganyar, Pj Sekretaris Daerah Karanganyar Zulfikar Hadidh, Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo, Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, ASN, perwakilan Ormas, relawan, serta para pelajar.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Pj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi dan Komandan Upacara Letnan Hartoyo dari Kodim 0727 Karanganyar. Dalam sambutannya, Pj Bupati Karanganyar, menyampaikan, bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 adalah momentum yang sangat berharga untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan sekaligus mengajak masyarakat untuk mengobarkan semangat cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta memupuk rasa persatuan.

“Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-79 selayaknya menjadi cerminan persatuan dan pelaksanaan nilai-nilai luhur dari Pancasila dan UUD 1945 yang telah disepakati bangsa Indonesia. Selama 79 tahun ini, bangsa kita telah melalui berbagai tantangan dan ujian. Dan berkat semangat serta kerja keras, bangsa kita telah berhasil mencapai banyak kemajuan. Kita wajib bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, berterima kasih kepada para pahlawan, dan para pendahulu kita atas jasa-jasa mereka,” ucapnya.

Selaras dengan tema HUT RI ke-79 yaitu Nusantara Baru, Indonesia Maju, imbuh Timotius, merupakan panggilan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu dan berkolaborasi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik dengan memanfaatkan segala potensi yang ada. Karenanya, semangat perjuangan para pendahulu harus tetap diteruskan dengan senantiasa menggelorakan dan mematrikan nilai-nilai semangat juang 45 dalam jiwa dan sanubari bangsa Indonesia.

“Nilai-nilai semangat juang 45 akan mampu menumbuhkan jiwa heroik, patriotik dan nasionalisme untuk untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia. Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga senantiasa berupaya melalui karya nyata untuk mewujudkan Kabupaten Karanganyar yang semakin maju, kompetitif dan harmoni,” tandasnya.

Indonesia genap berusia 79 tahun lepas dari penjajahan. Dan saat ini adalah momentum untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa kita tercinta. Mari berlomba menjadi agen perubahan supaya menimbulkan dampak yang positif bagi Kabupaten Karanganyar

Dirgahayu Republik Indonesia, Sekali Merdeka tetap merdeka. (Diskominfo)

Read More
DSC05652

Abu Bakar Ba’asyir Kunjungi Ponpes Salman Al Farisi Karangpandan

KARANGANYAR – Pondok Pesantren Salman Al Farisi di bawah Asuhan Ustadz Abdurrahim Ba’asyir yang berada di Desa Harjosari Kec. Karangpandan Menggelar Malam Muhasabah (Do’a Bersama) pada Jum’at (16/8/2024).

Kegiatan yang diawali dengan Penyerahan Bendera Merah Putih oleh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang sekaligus menyerahkan bantuan sarana operasional Pesantren berupa 2 (dua) unit sepeda motor Yamaha Mio ini langsung diterima oleh Ustadz Abdurrohim Ba’asyir selaku Mudirul Ma’had Salman Al Farisi.

Do’a Bersama atau biasa dikenal dengan Muhasabah menjelang peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini rutin digelar oleh Pondok Pesantren Salman Al Farisi yang kali ini mengangkat Tema ” Memaknai Arti Kemerdekaan Guna Menyongsong Generasi Emas Indonesia ” yang diikuti oleh seluruh santri putra.

Pj. Bupati Karanganyar yang hadir didampingi Kepala Desa Harjosari dan jajaran Forkopimca Kecamatan Karangpandan mengapresiasi kegiatan Muhasabah yang digelar Pondok Pesantren Salman Al Farisi ini. Semoga do’a – do’a yang dimohonkan bisa dikabulkan Tuhan YME agar Indonesia semakin maju dan damai, terkhusus untuk Kabupaten Karanganyar agar selalu tentram, damai dan harmoni.

Tak cukup dengan Do’a Bersama (Muhasabah), keesokan harinya Pondok Pesantren Salman Al Farisi juga akan menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih di halaman pesantren. (Diskominfo)

Read More
DSC05378

KKN Muhammadiyah – Aisyiyah Fokus UMKM Unggul Dan Penurunan Stunting

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menerima Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah – Aisyiyah se- Indonesia yang kali ini mengangkat tema “UMKM Unggul, Stunting Menurun”. Acara penerimaan ini berlangsung di Pendopo RM Said, Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada hari Jumat, (2/8/2024) disambut dan diterima langsung oleh Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi.

Acara yang dihadiri oleh Wakil Rektor 3 UMS yang dalam hal ini mewakili Rektor UMS, Ketua KKN MAS, Ketua LPPM UMS, Kepala Baperlitbang, Kepala Disparpora, Kepala Dispermades, Kepala Kesbangpol, serta Bapak/Ibu Camat.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa sebanyak 700 mahasiswa akan ditempatkan di berbagai lokasi di Karanganyar selama 40 hari. “Inilah universitas kehidupan yang sesungguhnya. Apa yang adek-adek terima di kampus selama 3 tahun ini, pembuktiannya adalah bagaimana kalian dapat menyatakan dan mengaplikasikan ilmu tersebut dalam 40 hari. Adek-adek akan mengetahui sesungguhnya kehidupan masyarakat setempat seperti apa dan bagaimana posisi kalian dalam menyikapi masyarakat yang demikian itu, terlebih lagi pelaksanaan KKN ini di bulan Agustus yang tentunya akan banyak kegiatan di masing-masing desa “, ungkap Pj Bupati.

Pj Bupati Karanganyar juga menekankan pentingnya adaptasi dan kontribusi positif dari para mahasiswa selama menjalani KKN. Ketika menghadapi kondisi masyarakat di Kabupaten Karanganyar yang berbeda, harus bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang ada. Memberikan inspirasi dalam waktu 40 hari, dengan melakukan hal yang bermanfaat di masyarakat, supaya kehadiran para mahasiswa KKN ini bukan hanya seperti uap vape yang begitu banyak uapnya tetapi kemudian hilang.

Ia menegaskan bahwa Karanganyar dapat memberikan pengalaman hidup yang berharga bagi para mahasiswa. “Selamat datang di Karanganyar, selamat mengikuti KKN. Semoga keberkahan yang tadi saya sampaikan dapat dinikmati oleh adik-adik sekalian. Semoga sehat, semangat, dan masa depannya cerah ceria menjadi pemimpin umat dan bangsa, terutama dalam menyelesaikan program utama stunting, UMKM, serta program-program lainnya selama KKN, ” ujarnya. (Diskominfo).

Read More