Cover

Selamat, Putri Lawu 2020 Terpilih Sebagai Putri Otonomi Indonesia Duta Keluarga Berencana

BOGOR – Putri Lawu 2020, Aqeela Jennifer Thurai terpilih sebagai Putri Otonomi Indonesia Duta Keluarga Berencana dalam ajang Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia tahun 2022 yang diselenggarakan di Vimala Ballroom, Hotel Pullman Vimala Hills, Sabtu malam (18/2022). Jennifer berhasil masuk finalis 12 besar setelah melalui beberapa tahap penyaringan. Tahun 2022 ini terdapat 100 peserta Putri Otonomi Indonesia, setelah melalui beberapa tahap penyaringan terpilihlah 35 finalis. Para finalis ini kemudian masih disaring menjadi 22 besar, hingga akhirnya 12 besar.

Sebelum acara Grand Final, ke 12 finalis ini dibekali beragam ilmu selama masa karantina seperti pengetahuan umum, beautyclass, jalan di catwalk dan lain – lain. Ketika acara Grand Final berlangsung, Jennifer, mahasiswi Binus University, tampak lancar menjawab pertanyaan dari Dewan Juri seputar 4 pilar kebangsaan. Aksi Jennifer disaksikan langsung oleh Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. beserta jajarannya yang juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu menurut Direktur Eksekutif APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), Sarman Simanjorang, dalam pelaporannya mengatakan bahwa sebelumnya nama dari Putri Otonomi Indonesia adalah Putri Otonomi Daerah. Perubahan nama tersebut dilakukan mulai tahun ke-5 ini (2022).

“Penyelenggaraan Putri Otonomi Indonesia tahun ini adalah yang ke-5. Empat tahun berturut – turut namanya adalah Putri Otonomi Daerah. Tapi tahun ini menjadi Putri Otonomi Indonesia, sedangkan Putri Otonomi Daerah ada di masing – masing Kabupaten”, terangnya.

Ia menambahkan tujuan diadakannya pemilihan Putri Otonomi Indonesia adalah untuk mempromosikan seluruh potensi unggulan daerah masing-masing termasuk sektor pariwisata dan investasi di tingkat nasional maupun global.

Ke-12 finalis Putri Otonomi Indonesia 2022 diantaranya Safira Hasna Nada (Banyumas), Nur Latifah (Deli Serdang), Faradissa Djasmine A (Kebumen), Estevina Fiona Gabriel Dien (Minahasa), Gresita Fenny Siahaan (Tapanuli Utara), Destika Meliani A (Bogor), Shafira Zahrah Nabilla (Bandung), Rizqita Chyani Mulai (Kotawaringin Timur), Susiko Loipebina Ginting (Karo), Aqeela Jenifer Thurai (Karanganyar), Bonanza Octyokora (Serang) dan Widyah Agustivanny (Dharmasraya).

Tahun ini juara 1 Putri Otonomi Indonesia diraih oleh Gresita Fenny Siahaan (Tapanuli Utara). Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, langsung mengapresiasi Gresita dengan menawari menduduki jabatannya selama 1 hari.

Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia yang dimeriahkan dengan kehadiran Delon ini merupakan salah satu agenda kegiatan dalam rangka HUT ke-22 Apkasi. Selain itu kegiatan yang lain diantaranya Rakernas APKASI, Syukuran HUT APKASI, sepak bola persahatan dan golf. (Okie)

GALERI FOTO :

Read More
Cover

Buka Rakernas AKAPSI, Mendagri Harap 416 Kepala Daerah Menjadi Strong Leader

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. hadir dalam Rakernas AKAPSI tahun 2022

BOGOR – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), diselenggarakan di Kabupaten Bogor, tepatnya di Vimala Ballroom, Hotel Pullman Vimala Hills, Sabtu (18/2022). Acara ini merupakan salah satu rangkaian HUT ke – 22 Apkasi.

Hadir Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. dan jajarannya. Kegiatan tahunan ini selain Rakernas juga akan dilakukan malam final pemilihan Putri Otonomi Indonesia tahun 2022. Seperti diketahui bahwa Kabupaten Karanganyar masuk dalam finalis 12 besar yang diwakili oleh Aqeela Jennifer Thurai, Putri Lawu 2020.

Rakernas APKASI dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa APKASI yang terdiri dari 416 harus kuat secara fiskal. Tito mengapresiasi kepada jajaran APKASI atas segala upaya dan kontribusi dalam memberikan sumbangsih yang nyata dalam pembangunan di masing – masing Kabupaten serta mengawal otonomi daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, mantan Kapolri ini juga mengajak kepada para Kepala Daerah untuk menjadi Pemimpin yang kuat (strong leader). Menurutnya 3 faktor penting untuk menjadi pemimpin yang kuat yaitu Power, Follower, dan Konsep.

“Strong leader tidak hanya memiliki power dan follower, namun harus juga memiliki konsep yang jelas “, tambahnya.

Rangkaian HUT Apkasi yang juga siarkan live Youtube APKASI ini akan ditutup dengan Pertandingan Sepak Bola Persahabatan antara APKASI dengan Pemkab Bogor. (Okie).

GALERI FOTO :

 

Read More
1

Studi Banding ke Wonogiri, Kades Sendang Buka – Bukaan Kesuksesan KIM dan Perkembangan Desanya

KARANGANYAR – Kades Desa Sendang, Sukamto, buka – bukaan terkait kesuksesan pengeloaan desanya dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sendang Kuncoro. Hal tersebut diutarakannya ketika menerima kunjungan dari Diskominfo Kabupaten Karanganyar. Seperti diketahui, Desa Sendang mendapatkan penghargaan Keterbukaaan Informasi Publik (KIP) nasional tahun 2021 sementara KIM Sendang Kuncoro merupakan juara 1 lomba Film Pendek KIM tingkat Provinsi Jawa Tengah 2021.

Mantan Direktur BUMDes Desa Sendang ini mengutarakan bahwa hal utama yang perlu diperhatikan adalah niat dan kemauan sedangkan pendanaan nomor dua. Asal ada kemauan dana dapat diupayakan. Pendanaan KIM Sendang Kuncoro berasal dari anggaran pemberdayaan masyarakat. Ia menganjurkan bagi KIM untuk mengajukan proposal anggaran pemberdayaan masyarakat ketika Mesrenbang Desa.

Sukamto mensinergikan PPID Desa dengan KIM. PPID Desa menyampaikan kebijakan/informasi kepada masyarakat secara formal sedangkan KIM menindaklanjutinya dengan style non formal seperti diseminasi dengan film pendek.

“Tugasnya KIM memberikan informasi informasi yang bersifat non formal, untuk ngleremke hawa di tingkat desa. PPID tugasnya menyampaikan informasi melalui surat, setelah PPID action”, terang Sukamto yang juga pernah menjadi anggota salah satu LSM.

Bahkan, proyek film pendek KIM tentang BLTDD akan segera rilis. “Sebentar lagi film ribut masalah Film BLTDD akan selesai”, tambahnya.

Sementara itu Kepala DISKOMINFO Kabupaten Wonogiri, Heru Nur Iswantoro, S.Sos, M.M. menuturkan KIM di Kabupaten Wonogiri terbentuk awalnya dari para pendengar Radio Giri Swara (RGS) Wonogiri. Ketika itu telah terbentuk sebanyak 50 kelompok KIM.

“Tahun 2018 PPID Desa harus hadir, sehingga dilakukan pembentukan KIM diseluruh desa”, tambahnya.

Studi banding DISKOMINFO Kabupaten Karanganyar ke Wonogiri tersebut dipimpin oleh Kepala DISKOMINFO Karanganyar, Drs. Sujarno, M.Si, dan diterima di rumah Kepala Desa Sendang. Sujarno berharap dengan ‘ngangsu kawruh’ ke Wonogiri dapat menjadikan kemajuan bagi KIM di Kabupaten Karanganyar. (Okie)

GALERI FOTO :

Read More
DSC_9167

Terungkap, Realita Masyarakat Lebih Percaya Medsos Meski Belum Tentu Benar

KARANGANYAR – Ternyata sebagian masyarakat umum masih lebih percaya informasi di media sosial yang serba cepat, meski belum tentu kebenarannya. Hal tersebut terungkap ketika sarasehan Diskominfo Karanganyar bersama para pegiat medsos dan komunitas radio penyiaran, yang diselenggarakan di Agro Wisata Kembang Desa, Matesih hari ini (4/2). Bahkan aduan – aduan layanan publik Pemerintah pun msyarakat cenderung lari ke media sosial.

Admin medsos Info Warga Karanganyar (IWAKA), Samudra, menyampaikan masyarakat mempercayakan aduan – aduan ke media sosial, semisal jalan rusak dan lain – lain cenderung dengan bertanyanya ke Grup media sosial, jarang ke Dinas yang membidangi. Contoh lain seperti bantuan – bantuan seperti RTLH bila tidak dapat maka curhatnya di media sosial. Misal kerepotan mengurus BPJS, ceritanya ke media sosial.

Admin Info Warga Karanganyar (IWAKA), Samudra

Senada, penyiar LPPL Radio Swiba, Dede,menyampaikan selain lebih percaya ke medsos, masyarakat lebih suka dengan berita – berita yang destruktif. Penulis berita membuat judul yang heboh, terlebih dengan literasi digital masyarakat masih rendah sehingga kebanyakan hanya membaca judul tanpa membaca esensi isi dari berita.

Koordinator Relawan Anti Hoak Karanganyar (RAHKA), Hartono, dalam tanya jawab pada kegiatan tersebut menambahkan terkadang ketika pegiat medsos meminta konfirmasi informasi ke Dinas tertentu,kurang mendapat tanggapan yang memadai, kemungkinan masih ada kekhawatiran Dinas untuk memberikan informasi sehingga tim nya harus menggali informasi dari sumber lain.

Sementara itu, koordinator kegiatan Seksi Pelayanan Informasi Publik (PIP) Diskominfo Karanganyar, Sopiyatun, mengatakan sebetulnya seluruh informasi program kegiatan di Kabupaten Karanganyar telah terpusat di Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID), seluruh OPD sudah diwajibkan untuk mempublikasikan informasi apapun yang tergolong terbuka kepada publik. Namun kewajiban publikasi informasi ini memang masih diprioritaskan melalui media website. Sementara sekarang ini masyarakat lebih cenderung mengakses informasi melalui medsos. Untuk itu Diskominfo mendorong Perangkat Daerah untuk mulai aktif di media sosial.

“Informasi di Medsos sedang kita giatkan agar informasi tidak hanya di website tapi juga diposting di medsos”, tambahnya.

Kepala Diskominfo Karanganyar, Sujarno, dalam acara tersebut mengajak seluruh pegiat medsos dan komunitas radio untuk bersama – sama bersinergi memerangi hoax yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, warganet di media sosial memang menuntut kecepatan informasi, meski birokrasi sedikit menghambat,namun hal itu dilakukan dapam rangka mengedepankan keakuratan informasi yang akan beredar.

Kegiatan sarasehan dengan tema “Waspada Hoax dengan Literasi Digital” tersebut dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh seluruh pegiat medsos dan komunitas radio penyiaran se-Karanganyar. (Oki)

FOTO GALERI

Read More

Seleksi Calon Dewas Pada Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha Tahun 2022

[pdf-embedder url=”https://alpha07.karanganyarkab.go.id//wp-content/uploads/2022/02/Pengumuman-Seleksi-Calon-Dewas-PUD-Aneka-Usaha.pdf” title=”Pengumuman Seleksi Calon Dewas PUD Aneka Usaha”]

Read More

Hasil Akhir Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar Tahun 2021

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dokumen lengkap pengumuman dapat diunduh di sini klik

Read More